Warga Sitanang yang Hilang, Ditemukan Tim SAR 50 Kota Dalam Keadaan Lemas

Pertolongan pertama dilakukan Tim SAR 50 Kota saat menemukan Amir dalam kondisi lemas.
Pertolongan pertama dilakukan Tim SAR 50 Kota saat menemukan Amir dalam kondisi lemas. (Pos SAR Basarnas 50 Kota)

LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF - Amir (70 tahun), warga Jorong Toran, Nagari Sitanang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota yang dilaporkan hilang sejak Sabtu 8 Mei 2021 akhirnya ditemukan. Penemuan ini dilakukan oleh Tim SAR 50 Kota bersama warga setempat ke dalam hutan tempat diduga Amir melakukan pencarian kayu.

Kepala Pos SAR 50 Kota Robi Saputra mengatakan Amir ditemukan Dalam kondisi lemas. Ia ditemukan sekitar pukul 01.20 WIB dinihari, Minggu 9 Mei 2021 dimana pencarian dimulai setelah waktu berbuka puasa sekitar pukul 19.00 WIB.

baca juga: Siapkan Kafilah pada 12 Cabang Lomba MTQ Tingkat Provinsi, Ini Langkah LPTQ Lima Puluh Kota

"Survivor ditemukan dalam kondisi lemas. Saat ini masih belum diketahui penyebabnya hilang," kata Robi saat dihubungi KLIKPOSITIF via WhatsApp.

Ia menjelaskan kondisi medan pencarian cukup menantang. Menurut informasi, penemuan petani yang mencari kayu ke hutan ini berawal saat Tim SAR menemukan sepatunya.

baca juga: Tujuh Anggota Bamus Nagari Batu Balang Dilantik

"Pencarian dilakukan setelah Berbuka puasa dan lumayan lokasinya. Sebelum ditemukan, tim terlebih dahulu menemukan sepatunya dan setelah itu baru akhirnya Pak Amir ini ditemukan Dalam kondisi lemas serta langsung diberikan pertolongan pertama," ujarnya.

Sebelumnya, Robi mengatakan Petugas siaga menerima laporan dari potensi SAR bahwa telah terjadi orang hilang di Nagari Sitanang, Kecamatan Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota . Kemudian pihaknya langsung mengkonfirmasi kepada Wali Nagari Sitanang dan didapatkan memang telah terjadi kehilangan salah seorang warganya.

baca juga: Bupati Safaruddin Lantik 116 ASN Pemkab Lima Puluh Kota

"Menurut informasi yang bersangkutan bernama Amir (70 tahun), seorang petani di Jorong Coran, Nagari Sitanang, Kecamatan Lareh Sago Halaban. Kronologisnya, Pak Amir melakukan rutinitas pencari kayu ke hutan pada pukul 14.00 WIB dan hingga saat ini belum kembali pulang," kata Robi.

Sehingga dikatakannya menjadi kekehawatiran nagari dan masyarakat. Menanggapi hal tersebut, pihaknya telah berupaya melakukan pencarian l dan telah diketahui oleh babinkantibmas atau pihak kepolisian.

baca juga: Kisah Kampung Sarugo Menjadi Kampung Adat Terpopuler dalam Anugerah Pesona Indonesia 2020

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Ramadhani