Soal Penutupan Objek Wisata, Pelaku Usaha Minta Pemerintah Berlaku Adil

Owner Green House Lezatta Eliana
Owner Green House Lezatta Eliana (Istimewa)

AGAM , KLIKPOSITIF - Gubernur Mahyeldi menerbitkan Surat Edaran ( SE) nomor 08/Ed/GSB-2021. Salah satu isinya adalah melarang objek wisata di zona merah dan oranye untuk buka.

Objek wisata yang boleh melayani pengunjung harus berada di zona kuning dan hijau. Khusus Agam dan Bukittinggi, saat ini berada di zona oranye.

baca juga: Polsek Tanjung Raya Agam Tindak 30 Pelanggar Prokes

Tentu saja, hal ini membuat sejumlah pelaku wisata keberatan. Salah satunya owner objek wisata Green House Lezatta Kabupaten Agam , Eliana.

Ia mempertanyakan surat edaran tersebut, karena menurutnya ini bukan merupakan hal yang adil dan bijaksana.

baca juga: Songket dengan Motif Minang Kuno Berusia Ratusan Tahun Diproduksi di Canduang Agam

Eliana meminta pemerintah agar memikirkan dampak penutupan objek wisata terutama bagi masyarakat kecil.

"Contohnya kita di sini, banyak warga yang akan terdampak jika kita tutup. Pemerintah hendaknya memikirkan hal ini," katanya, Minggu 9 Mei 2021.

baca juga: Sopir Bus yang Nyangkut di Kelok 44 Gadaikan SIM di Solok

Menurut Eliana, penutupan objek wisata merupakan hal yang patut dipertanyakan. Ia menyebut, selama ini sudah menjalankan protokol kesehatan yang ketat di tempatnya.

"Untuk masuk ke objek kita, pengunjung suhunya kita cek, wajib pakai masker, dan jumlahnya kita batasi. Lagian, pengunjung kan biasanya hanya 30 menit saja berada di objek," sambungnya.

baca juga: Ratusan Calon Jamaah Haji Agam dan Bukittinggi Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Eliana meminta pemerintah mempertimbangkan keputusan tersebut, dan berharap pemerintah berlaku adil dan bijak dalam hal ini.

"Kenapa hanya objek wisata saja yang dilarang, ini sudah berjalan 2 tahun lho, kenapa tidak cafe atau pusat keramaian lainnya, tolong juga itu ditutup ," jelasnya.

Kawasan wisata Green House Lezatta merupakan salah satu destinasi paling populer di Agam . Lokasinya, terletak di pinggir Jalan Raya Bukittinggi-Payakumbuh.

Sejak objek ini buka beberapa tahun silam, warga lokal banyak mendapat manfaat karena kehadirannya.

Di samping itu, hasil penjualan dari tiket, Green House Lezatta mendonasikannya lewat dana CSR, maupun bantuan ekonomi lainnya bagi warga.

Editor: Hatta Rizal