Dampak Banjir di Akabiluru, Beberapa Ekor Ternak Mati dan Jembatan Putus

Masyarakat bersama TNI dan Polri saat melakukan pengecekan ke Jembatan penghubung ke Lapangan Bola di Kecamatan Akabiluru.
Masyarakat bersama TNI dan Polri saat melakukan pengecekan ke Jembatan penghubung ke Lapangan Bola di Kecamatan Akabiluru. (Ade Suhendra)

LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF - Hujan dengan intensitas tinggi akibatkan banjir landa beberapa Nagari di Lima Puluh Kota , Minggu 9 Mei 2021 dinihari. Salah satu daerah terdampak adalah Kecamatan Akabiluru dan melanda beberapa nagari yaitu Nagari Pauh Sangik, Nagari Sariak Laweh, dan Nagari Sei. Balantiak.

Camat Akabiluru Khris Ladeva saat dihubungi KLIKPOSITIF , Senin 10 Mei 2021 dinihari mengatakan hujan deras diperkirakan terjadi sejak habis Maghrib. Akibatnya debit air sungai di Kecamatan Akabiluru menjadi naik dan mengakibatkan beberapa fasilitas umum dan kandang ternak warga tersapu banjir .

baca juga: Siapkan Kafilah pada 12 Cabang Lomba MTQ Tingkat Provinsi, Ini Langkah LPTQ Lima Puluh Kota

"Dampak dari banjir ini adalah adanya 4 ekor kerbau atau ternak warga yang mati akibat hanyut terseret arus air. Kemudian juga jembatan penghubung menuju Lapangan Bola putus dan tali bandar irigasi Lubuak Bongka, Sari Bulan, dan irigasi Baliak Datar juga putus serta rusaknya kolam ikan milik BUMNag dan mesin bajak masyarakat," kata Khris Ladeva.

Lebih lanjut, ia menjelaskan untuk ternak warga yang mati terjadi di Suayan 3 ekor kerbau dan satu ekor kerbau di Sei. Balantiak. Ia menambahkan bahwa untuk satu ekor kerbau di Sariak Laweh, berhasil diselamatkan warga meskipun sempat terbawa arus sungai.

baca juga: Tujuh Anggota Bamus Nagari Batu Balang Dilantik

Melihat kondisi yang terjadi di daerahnya, Khris mengajak dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya. Kemudian untuk warga yang memiliki hewan ternak, khususnya kandang ternak di sepanjang daerah aliran sungai untuk dapat segera dievakuasi dan dipindahkan sementara untuk keselamatan.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Haswandi