Pasca Banjir di Akabiluru, Ratusan Jiwa Terisolir dan Ternak Mati

Camat Akabiluru Khris Ladeva (Baju Hitam) bersama Kalaksa BPBD Lima Puluh Kota saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Akabiluru
Camat Akabiluru Khris Ladeva (Baju Hitam) bersama Kalaksa BPBD Lima Puluh Kota saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Akabiluru (Ade Suhendra)

LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF - Pasca banjir landa Kabupaten Lima Puluh Kota , khususnya di Kecamatan Akabiluru, ratusan jiwa dilaporkan terisolir, Senin 10 Mei 2021. Camat Akabiluru Khris Ladeva saat dihubungi KLIKPOSITIF mengatakan kondisi air atau banjir sudah mulai surut.

Namun dijelaskannya selain membuat ratusan jiwa terisolir, dampak lainya dari banjir tersebut adalah jembatan rusak berat. Kemudian puluhan hektar sawah warga siap panen juga mengalami gagal panen.

baca juga: Tahun Ajaran Baru Siswa Di Solsel Dapat Seragam Gratis

"Tadi kunjungan Wakil Bupati Lima Puluh Kota batal, jadi yang hadir ke lokasi adalah Kalaksa BPBD Lima Puluh Kota Jhoni Amir, Kadis PU Lima Puluh Kota , dan saya selaku Camat Akabiluru. Menurut rencana untuk sementara akan segera dibuatkan jembatan darurat sebagai akses warga," kata Khris Ladeva.

Ia menambahkan bahwa untuk jumlah ternak warga yang mati bertambah. Sebelumnya laporan awak hanya 4 ekor kerbau yang mati dan satu ekor kerbau yang selamat.

baca juga: Pemko Padang Bentuk Tim Satu Data

"Terakhir dilaporkan ada 10 ekor kerbau yang mati yang berasal dari Suayan 5 ekor kerbau mati dan hilang 1 ekor, Pauh Sangik 3 ekor, dan Sungai Balantiak 1 ekor," ujarnya.

Melihat kondisi yang terjadi di daerahnya, Khris mengajak dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya. Kemudian untuk warga yang memiliki hewan ternak, khususnya kandang ternak di sepanjang daerah aliran sungai untuk dapat segera dievakuasi dan dipindahkan sementara untuk keselamatan.

baca juga: Dinas Pertanahan Kota Padang Akan Data Ulang Aset Pemko

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Ramadhani