Longsor di Tambang Emas Solsel, 6 Orang Meninggal Dunia dan 6 lainnya Luka-luka

Kalaksa BPBD Solok Selatan Richi Amran
Kalaksa BPBD Solok Selatan Richi Amran (Ist)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan bersama TNI-POLRI hingga saat ini masih melakukan evakuasi terhadap penambang emas yang tertimbun material longsor di lokasi Tambang Emas Kimbahan Nagari Abai Kecamatan Sangir Batanghari, Solsel , Sumbar.

"Mohon maaf kami masih melakukan evakuasi. Medannya cukup sulit, data sementara saja dulu," kata Kalaksa BPBD Solsel Richi Amran

baca juga: Anggota DPR RI Hermanto Salurkan Bantuan Pemerintah Bagi 58 Kelompok Tani Dan 200 KK Di Solsel

Berdasarkan data sementara yang disampaikan oleh Kalaksa BPBD Solsel , laporan Pusdalop PB- BPBD hingga pukul 18.51 WIB sudah ditemukan sebanyak 12 orang korban longsor di tambang emas tersebut.

Dari 12 orang yang ditemukan itu 6 orang meninggal dan 6 orang lainnya luka-luka.

baca juga: Polres Solsel Amankan 34 Galon Berisi 1.000 Liter Bio Solar untuk Tambang Emas Ilegal

Richi mengatakan kronologi kejadian berawal pada Senin (10/5/2021) sekira pukul 08.00 WIB, intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa jam mengakibatkan terjadinya longsor di lokasi Tambang Emas Kimbahan Abai .

Mendapatkan informasi tersebut TIM TRC, anggota Pusdalop BPBD, anggota TNI- Polri dan Dinas Kesehatan langsung menuju lokasi kejadian, dan melakukan evakuasi korban ke Puskesmas Bidar Alam di Kecamatan Sangir Jujuan.

baca juga: Miris, Hanya Kerena Hal Ini Seorang Suami di Solsel Tega Suruh Istrinya Jual Diri dan Minta Rekaman

Adapun data sementara korban yang meninggal dunia yaitu, Buyung (31) alamat Nagari Bidar Alam. Yasril (35) alamat Sungai Padi, Sangir. Zainal (31) alamat Sungai Rambutan, Sangir. Siat (45) alamat Sungai Rambutan. Nedi (20) alamat Kapalo Koto Abai. Catno (60) alamat Abai.

Sedangkan data, korban luka-luka yaitu, Nopa (46) alamat Bumi Ayu Sangir, dengan kondisi patah tangan. Tomi (38) alamat Timbulun juga menderita patah tangan. Ito (31) alamat Sungai Rambutan menderita patah pinggang. Eka Umur (30) alamat Bumi Ayu juga Patah Pingang. Mitro (25) alamat Abai, menderita luka-luka. Syafril (51) alamat Taratak Tinggi Pekonina menderita luka- luka.

baca juga: 21 Penambang Emas Ilegal di Solsel Ditangkap Polisi, Kapolres : Kami Buru Pemodal dan Backingnya

"Saat ini evakuasi masih berlangsung. Dalam mengevakuasi korban kami mengalami kendala medan yang cukup sulit untuk maevakuasi korban dari TKP ke Mobil Resscue," ujarnya.

Penulis: Kamisrial | Editor: Haswandi