SE Gubernur Sumbar: Zona Kuning dan Hijau Boleh Salat Id di Masjid dan Lapangan Terbuka

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menerbitkan Surat Edaran (SE) nomor 08/Ed/GSB -202, Minggu 9 Mei 2021.

SE yang ditujukan kepada Bupati dan Wali Kota se-Sumbar itu berisi 3 (tiga) poin penting, yakni tentang penyelenggaraan shalat Idul Fitri 1442 H/2021 M, pembukaan objek wisata, dan pengaturan mobilitas pergerakan masyarakat lintas kabupaten kota dalam rangka pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di Sumbar.

baca juga: Buka Pesta Kesenian Bali, Jokowi Bicara Kunci Utama Pemulihan Ekonomi

Dalam SE gubernur itu khusus tentang pelaksanaan shalat idul fitri , zona kuning dan hijau boleh menggelar Salat Idulfitri di masjid atau lapangan terbuka dengan memperhatikan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat.

"Boleh digelar Salat Id bagi daerah zona kuning dan zona hijau, zona ini berdasarkan penetapan zonasi oleh Satgas Covid-19 provinsi Sumbar yang dikeluarkan setiap hari Minggu," kata gubernur dalam SE tersebut.

baca juga: Hari Ini 25 Orang Terpapar COVID-19 di Tanah Datar, DPRD Minta Warga Patuhi Prokes

Sedangkan pada daerah penyebaran Covid-19 tergolong tinggi, yaitu daerah zona merah dan oranye. Salat Idulfitri dilaksanakan di rumah masing-masing.

"Dalam hal pelaksanaan shalat Idulfitri dilaksanakan di Masjid atau lapangan terbuka wajib memperhatikan Prokes secara ketat dan berpedoman kepada SE Menteri Agama RI nomor SE 07 tahun 2021, tentang panduan penyelebggaraan shalat idul fitri 1442.H/2021 M di saat pandemi Covid-19," bunyi SE gubernur.

baca juga: Benarkan Ada Pemotongan Insentif Tenaga Medis Covid di Puskesmas

Selain itu, diterangkan juga mempedomani SE Mendagri nomot 800/2794/SJ tentang pembatasan kegiatan buka puasa bersama pada bulan ramadan dan pelarangan open house/halal bihalal pada hari raya idul fitri 1442 H/2021 M.

"Maka dengan ini dinyatakan bahwa kepada pejabat/ASN di Sumbar yang merayakan hari raya Idulfitri untuk tidak melakukan acara open house, halal bihalal, reuni dan pertemuan lain yang berpotensi menimbulkan adanya kerumunan," sambung SE gubernur.

baca juga: 1,5 Juta Dosis Vaksin COVID-19 AstraZeneca Kembali Tiba di Tanah Air

Untuk diketahui, berdasarkan update zonasi daerah yang dikeluarkan tim Satgas Covid-19 Sumbar untuk periode 9 Mei 2021 hingga 15 Mei 2021 hanya empat kabupaten/kota yang berada pada zona kuning atau risiko sedang penyebaran Covid-19.

Daerah itu adalah Kota Solok, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kota Pariaman, dan Kabupaten Dharmasraya. Sedangkan 15 kabupaten/kota lainnya masuk zona oranye atau risiko sedang penyebaran Covid-19.(*)

Editor: Joni Abdul Kasir