Korban Selamat Kisahkan Detik-detik Longsornya Tambang Emas Timbahan Solsel

Korban terakhir tambang emas Solsel saat tiba di rumah duka Rabu 12/5 pukul 01.30 Wib
Korban terakhir tambang emas Solsel saat tiba di rumah duka Rabu 12/5 pukul 01.30 Wib (Kaka)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Longsorterjadi di Tambang Emas Timbahan Nagari Abai, Kabupaten Solok Selatan -Sumatera Barat, Senin 10 Mei 2021 dinihari.

Dalam peristiwa itu, 17 penambang menjadi korban, 8 orang meninggal dan 9 penambang luka-luka.

baca juga: Dinkes Solsel Sebut Vaksin Diperlukan untuk Membentuk Kekebalan Kelompok Terhadap Virus Covid-19

Simis, salah satu korban selamat menceritakan detik-detik peristiwa itu terjadi. Ia mengungkapkan saat peristiwa itu terjadi tidak ada alat berat yang bekerja di lokasi tersebut.

"Kan ada razia jadi tidak ada alat berat yang bekerja, namun karena lebaran semakin dekat kami coba juga peruntungan, jadi kami menggambil pasir menggunakan linggis dan dikeruk pakai tempurung dimasukkan ke dalam karung sebelum didulang," katanya.

baca juga: Setelah Geledah Dinas PU, Tim Kejari Lanjutkan Penggeledahan Ke Kantor BPKD Solsel

Sebelum peristiwa terjadi imbuhnya, pagi itu ia sudah mengajak rekannya tersebut untuk pulang. Namun rekannya mengajak bertahan karena belum mendapatkan emas.

"Tidak lama kemudian terjadi longsor, saya berusaha lari menyelamatkan diri, sehingga mengalami luka lecet, tetapi malang bagi almarhum beliau terseret material longsor," katanya.

baca juga: Satu Koper Berisi Dokumen Dibawa Tim Kejari Usai Geledah Ruang Dinas PU Solsel

Josra salah seorang warga lainnya yang ikut serta mencari korban mengatakan proses pencarian korban terakhir cepat dilakukan berdasarkan titik lokasi terakhir yang ditunjukkan korban selamat.

"Proses pencarian korban menggunakan alat berat, selesai berbuka puasa korban sudah ditemukan," katanya.

baca juga: FLASH: Kejari Geledah Kantor PU Solsel

Setelah ditemukan imbuhnya, korban ditandu dengan berjalan kaki selama lebih kurang tiga jam perjalanan sebelum naik ke mobil evakuasi.

Kepala BPBD Solok Selatan Richi Amran yang diketahui datang langsung ke lokasi dan ikut menggotong tandu saat mengevakuasi korban menyebutkan Siman warga Sampu tersebut ditemukan Selasa 11 Mei sekira pukul 19.15 Wib dan sampai ke rumah duka pada Rabu dinihari sekira pukul 01.30 wib. Setelah dilakukan proses penyelenggaraan jenazah, korban langsung dimakamkan.

"Ucapan terima kasih kepada semua Tim gabungan BPBD, TNI, Polri, Basarnas, relawan dan masyarakat yang turut terlibat selama proses pencarian dan evakuasi korban. Dengan ditemukannya korban terakhir ini proses pencarian korban tambang emas telah ditutup," katanya

Penulis: Kamisrial | Editor: Rezka Delpiera