Mensos Risma Santuni Keluarga Korban Longsor Tambang di Solok Selatan

Mensos Tri Rismaharini saat di Sumbar
Mensos Tri Rismaharini saat di Sumbar (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dan Wakil Gubernur Audy Joinaldy menyambut langsung kedatangan Mensos Tri Rismaharini di Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Rabu (12/5/2021).

Kedatangan mantan Walikota Surabaya ke Sumbar dengan beberapa kegiatan. Diantaranya meninjau Balai Diklat Kemensos dan melihat langsung lokasi bencana longsor serta menyerahkan bantuan korban longsor tambang ilegal di Abai, Solok Selatan .

baca juga: Melalui Website Padusi, Sekda Solsel Cegah Terjadinya Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

"Iya benar, ibu Risma datang ke Sumbar untuk menyerahkan bantuan korban longsor tambang ilegal di Abai Solok Selatan ," ucap Mahyeldi.

Santunan dalam bentuk dana dan sembako tersebut diserahkan Menteri Sosial Risma menyerahkan langsung kepada korban longsor Solok Selatan berupa Rp. 120 juta bagi 8 orang korban meninggal dunia dengan masing masing senilai Rp. 15 juta dan untuk korban luka luka Rp. 45 juta untuk 9 orang masing masing memperoleh Rp. 5 juta.

baca juga: Pemkab Solsel Launching Program Padusi, Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Bisa Lapor Ke Sini

Sebelumnya, sejumlah penambang emas di kawasan Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan tertimbun saat melakukan aktivitas pertambangan. Peristiwa ini diketahui terjadi pada Senin (10/5/2021).

Tim SAR gabungan akhirnya telah menemukan korban terakhir kejadian longsor tambang emas ilegal Selasa (11/5/2021) malam. Korban dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Jadi total korban penambang meninggal dunia sebanyak delapan orang dan dan sembilan orang luka-luka. Proses evakuasi dan pencarian berlangsung selama kurang lebih 12 jam.

baca juga: Minta Masyarakat Biarkan Durian Masak di Pohon, Bupati Solsel : Jan Dipanjek

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumbar mengucapkan atas musibah yang menimpa keluarga dan masyarakat Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari dan sekitarnya.

"Atas nama pribadi dan pemprov Sumbar menyampaikan rasa duka dan belasungkawa atas musibah longsor penambang emas di Abai," ujarnya.

baca juga: Ini Dia Durian Terbaik, Juara Festival Durian Solok Selatan

Menurut informasi, adapun kedelapan korban meninggal dunia tersebut adalah Yasril, Buyung, Yuniadi, Ijal, Siat, Pakde, dan Catno. Satu korban lain bernama Siman, hingga kini masih belum ditemukan.

Proses pencarian masih dilakukan oleh tim gabungan, termasuk Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Kementerian Sosial (Kemensos) hingga saat ini.

Sementara itu, bagi sembilan korban luka-luka dari bencana tanah longsor tersebut antara lain Epi, Derri, Tomi, Sito, Eka, Fajrul, Abit, Mitro, dan Nova.

Gubernur Sumbar Mahyeldi mengharapkan dalam kunjungan Mensos tersebut semoga ke depan koordinasi dan sinergisitas Pemprov Sumbar dengan Kemensos bisa terjalin dengan baik untuk muwujudkan misi sosial dalam kehidupan bermasyarakat. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir