Ramakeen Sigit : Pencak Silat Panggilan Jiwa Saya

Ramakeen Sigit memperlihatkan hasil kerja kerasnya selama tiga tahun menjadi pesilat di Kota Padang.
Ramakeen Sigit memperlihatkan hasil kerja kerasnya selama tiga tahun menjadi pesilat di Kota Padang. (Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ramakeen Sigit (16) sudah mulai menekuni pencak silat pada 2018 lalu. Anak kedua dari pasangan Amrizal dan Rosmanidar itu telah meraih berbagai prestasi.

"Pencak silat ini panggilan jiwa saya untuk meraih prestasi sejak dini," katanya kepada KLIKPOSITIF .com, Senin 24 Mei 2021.

baca juga: Silek Harimau Lalok Dipertontonkan di Pantai Talao Pariaman

Meski masih terbilang dini mengenal cabang olahraga yamg juga merupakan budaya Indonesia itu, Sigit telah membuktikan dengan beberapa keping medali emas.

"Saya baru mendapatkan juara di kejuaraan daerah saja. Untuk nasional masih belum bisa," katanya.

baca juga: Minim Persiapan, Pesilat Paguyuban Perisai Diri 1955 Sumbar Juara di Kerinci

Remaja kelahiran 2005 itu mengaku mengenal pencak silat dari kakaknya yang saat ini sedang menekuni cabang Binaraga, Diding Grimon.

"Awalnya mengenal pencak silat ini dari abang saya. Setelah itu saya tekuni dan alhamdulillah beberapa medali ini bisa saya peroleh," katanya.

baca juga: Inginkan Silat Tradisi Solsel Dilestarikan, Fauzi Bahar : Jangan Sampai Guru Mati Buku Terpanggang

Saat ini, Sigit sedang melakukan persiapan untuk bertarung di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) sebagai batu loncatannya menuju nasional.

"Kalau nanti bisa mendapatkan medali emas di Popda, saya akan mewakili Sumbar ke Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas)," katanya.

baca juga: Filosofi Ayam dan Silek Minang

Selama tiga tahun karirnya di dunia pencak silat , sigit telah mengumpulkan lima keping medali emas, dua keping medali perak dan satu keping medali perunggu.

"Kedepan, saya ingin menjadi seorang yang membanggakan keluarga dan mendapatkan prestasi terbaik," lanjutnya.

Ia mengatakan, karirnya yang baru seumur jagung itu tidak terlepas dari pembinaan kakak lelakinya, Diding Grimon yang merupakan seorang atlet Binaraga Sumatera Barat.

"Abang selalu menasehati saya dan selalu hadir saat saya bertanding. Dia juga menjadi motivasi saya untuk menjadi seorang atlet," tutupnya.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Muhammad Haikal