Evaluasi, Akhir Mei 2021 Pemkab Solok Putus Kontrak Seluruh THL

Sekda Kabupaten Solok, Aswirman
Sekda Kabupaten Solok, Aswirman (Klikpositif)

Solok, Klikpositif - Terhitung 31 Mei 2021, Pemerintah Kabupaten Solok menghentikan seluruh kontrak Tenaga Harian Lepas (THL) yang bekerja di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Hal tersebut ditegaskan dalam surat nomor 800/1261/BKPSDM-2021 perihal Evaluasi Kebutuhan Tenaga Harian Lepas Pemerintah Kabupaten Solok tertanggal 24 Mei 2021.

baca juga: TMMD di Solok, Rehab Rumah Warga Hingga Buka Jalan Usaha Tani

Dalam surat yang ditandatangani Sekda Aswirman itu, diperintahkan kepada pimpinan OPD untuk menghentikan kontrak seluruh THL, terhitung 31 Mei 2021.

Selain itu, pimpinan OPD diharuskan melakukan kajian dan analisis kebutuhan terhadap THL pada unit kerja berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja.

baca juga: DPRD dan Pemkab Solok Setujui APBD Perubahan 2021

Pimpinan OPD juga diminta untuk melakukan analisis serta menyampaikan hasil evaluasi THL pada unit kerja masing-masing melalui email, paling lambat 10 Juni 2021.

Salah satu alasan evaluasi THL yang diterakan dalam surat tersebut yakni untuk menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK RI atas LKPD tahun 2020.

baca juga: Tinggalkan Sidang Paripurna, Bupati Solok : Saya Ingin Jaga Kondusifitas

Kekuatan APBD yang terkena recofusing juga menjadi pertimbangan kuat bagi Pemerintah Kabupaten Solok untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh THL.

Sekda Kabupaten Solok , Aswirman membenarkan adanya penghentian kontrak seluruh THL yang ada di Pemkab Solok pada akhir Mei 2021.

baca juga: Sidang DPRD Solok Kembali Memanas, Bupati dan Ketua Fraksi PPP Terlibat Cekcok

Menurutnya, evaluasi dilakukan karena jumlah THL dinilai terlalu banyak dan patut dievaluasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing OPD. Namun harus ada evaluasi terlebih dahulu.

"Selama ini THL kan hanya SK Dinas, dan jumlahnya dinilai sudah berlebih, dan evaluasi ini dilakukan agar THL yang ada betul-betul sesuai kebutuhan," paparnya.

Terkait jumlah THL yang akan diputuskan kontraknya, tidak dijawab oleh Sekda, namun tegasnya, seluruh THL diputus kontrak dan nanti dilakukan evaluasi untuk penerimaan kembali.

Editor: Syafriadi