Dirut RSOMH Bukittinggi : Tak Ada Lagi Pasien-pasien yang Tergeletak di Depan Menunggu

Direktur Utama Rumah Sakit Otak Dr. Drs. Mohammad Hatta (RSOMH), Alsen Arlan
Direktur Utama Rumah Sakit Otak Dr. Drs. Mohammad Hatta (RSOMH), Alsen Arlan (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF - Direktur Utama Rumah Sakit Otak Dr. Drs. Mohammad Hatta ( RSOMH ), Alsen Arlan menyebut kalahnya rumah sakit di Indonesia dibanding dengan luar negeri, salah satunya terletak pada pelayanan pasien dan keluarga pasien.

Menurutnya, banyak faktor yang membuat pelayanan petugas kepada pasien menjadi menurun.

baca juga: Bukittinggi Tambah 100 Tempat Tidur untuk Pasien COVID-19

"Mungkin ada kecapekan, itu yang membuat kita kadang-kadang berubah dari orang yang melayani menjadi kurang senyum," ujar Alsen Arlan saat bersilaturrahmi dengan awak media di Gedung D Lantai 5 RSOMH Bukittinggi , Rabu 2 Juni 2021.

Alsen Arlan menuturkan, faktor-faktor yang membuat pelayanan menurun akan diperbaiki, terutama di RSOMH Bukittinggi , sehingga nantinya pasien dan keluarga pasien merasa nyaman dan puas.

baca juga: Owner Foresthree Coffee Muhammad Syukri Jabat Ketua ESI Kota Bukittinggi Pertama

"Tempat duduknya kita bikin nyaman, tak ada lagi pasien-pasien yang tergeletak di depan menunggu," ucapnya.

Alsen Arlan menegaskan, dirinya sudah meminta kepada perawat-perawat yang ada di RSOMH Bukittinggi , walau seletih-letihnya mereka bekerja, tidak membuat pertengkaran dengan pasien atau keluarga pasien.

baca juga: Polres Bukittinggi Distribusikan Bansos Dalam Masa PPKM Darurat

"Ada keluarga pasien yang berperilaku tidak selayaknya, laporkan ke pimpinan. Jangan petugas kita seakan-akan seperti mau berkelahi dengan pasien dan keluarga. Insya Allah itu tidak akan terjadi. Kita sudah berubah. Boleh lihat perubahan itu dan laporkan kepada kami," paparnya.

Ia melanjutkan, RSOMH akan terus berbenah dan terus melakukan transformasi budaya melayani dengan sepenuh hati, bekerja tegas, cermat dan ikhlas.

baca juga: Truk Bermuatan Tepung Terguling di Jalan Padang Panjang-Bukittinggi, Ini Kronologisnya

Editor: Haswandi