Peduli Lingkungan, Pemuda Maligi Bebaskan Sungai dari Sampah Plastik

Pemuda Maligi usai melakukan pembersihan sampah
Pemuda Maligi usai melakukan pembersihan sampah (Istimewa)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Komunitas Kesadaran Alam (KPA) Aru Island komitmen untuk bebaskan aliran sungai dari sampah plastik di Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Komitmen kesadaran lingkungan tersebut sekaligus memperingati hari lingkungan hidup sedunia. Selain melakukan pemungutan sampah, juga dilakukan pemutaran film dokumenter.

baca juga: Sempat Dibawa ke Bukittinggi, BKSDA Lepas Kembali Harimau Sipogu ke Hutan Pasaman Raya

Salah seorang anggota Komunitas Kesadaran Alam Aru Island, Surya mengatakan peringatan acara lingkungan hidup sedunia ini bertujuan untuk mengingatkan para pemuda penting nya aliran sungai bersih dari aliran sampah.

Sebab kata dia, dengan bebas nya aliran sungai dari sampah maka air akan jernih dan ikan dengan sendiri nya akan banyak. Pihak nya juga menggandeng Bank Sampah Tuah Basamo untuk mengatasi permasalahan sampah plastik tersebut.

baca juga: Disnaker Pasbar Sebut Pelaku Usaha Wajib Berikan BPJS Tenaga Kerja Untuk Karyawan

"Kemaren setelah melakukan pembersihan sungai dari sampah dan pemutaran film dokumenter bergenre lingkungan di hari peringatan hari lingkungan hidup sedunia, kita juga melakukan sharing session bersama Bank Sampah Tuah Basamo," ungkapnya Rabu (9/6) pada KLIKPOSITIF .

Ia juga menerangkan kegiatan yang dilakukan adalah acara swadaya dari kesadaran pemuda dan pemudi Jorong Sukajadi Maligi selama dua hari. Mereka juga berharap sungai - sungai yang ada di Kampung Maligi bebas dari sampah plastik.

baca juga: Warga Ramai-ramai Minta Bupati Pasbar Copot Pj Wali Nagari Kinali, Ini Alasannya

Menurutnya dengan bebas nya aliran sungai dari sampah plastik bisa nanti nya menjadi destinasi wisata unggulan. Karena potensi air sungai di Kampung Maligi bersih dan ikan nya banyak.

"Sampah plastik ini membuat pemandangan sungai menjadi buruk. Akibat itu merusak nilai keindahan sungai itu sendiri nya, sehingga akan mengganggu aktivitas nasyarakat," terangnya.

baca juga: Gunung Tandan Kosong Kelapa Sawit Terbakar, Polres Pasbar Akan Panggil Manajemen PT AWL

Ia berharap dengan bebas nya aliran sungai dari sampah plastik nanti nya, segala aktifitas masyarakat lokal di sepanjang Sungai Maligi bisa menjadi atraksi wisata yang sangat menarik.

"Ini akan menjadi hal yang menarik dan akan membuat wisatawan meningkat mengunjungi Kampung Maligi kedepannya," ucapnya.

Sementara Sekretaris Pemerintahan Nagari (Desa) Persiapan Maligi berjanji akan mengupayakan mencari solusi dengan pembuatan tong sampah dititik - titik destinasi wisata.

"Kami juga berharap semoga masyarakat semakin sadar untuk memulai merawat alam. Mulai dari diri sendiri seperti memulai dari hal yang kecil," harapnya.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Haswandi