Lempar Narkoba ke Dalam Lapas Bukittinggi Merupakan Modus Lama

Lokasi penemuan ganja kering siap pakai di Lapas Klas IIA Bukittinggi, Jumat (15/04/2016).
Lokasi penemuan ganja kering siap pakai di Lapas Klas IIA Bukittinggi, Jumat (15/04/2016). (Donal Chaniago)

KLIK POSITIF – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Bukittinggi , Tomy K menyebut, pelemparan narkoba oleh orang tak dikenal dari arah luar gedung lapas (lembaga pemasyarakatan) ke dalam kawasan lapas, merupakan modus lama yang pernah terjadi di Lapas Bukittinggi .

“Ini modus lama yang marak terjadi semenjak beberapa tahun terakhir di sini (Lapas Bukittinggi ). Sore di lempar dalam lapas, dengan tujuan tahanan pemilik narkoba itu bisa mengambilnya pada pagi hari saat bekerja di luar sel tahanan. Sepertinya ini sudah sangat terencana,” ulas Tomy K, Jumat 15 April 2016.

baca juga: BPUM, Modal Bangkit Pedagang Bukittinggi Pasca Pandemi Covid-19

Menurut Tomy K, saat ini pihaknya telah berupaya untuk mencegah lolosnya narkoba ke dalam lapas dengan melakukan berbagai cara, mulai dari pemeriksaan secara rutin, pemeriksaan mendadak, hingga mengawasi kemungkinan adanya petugas yang main kucing-kucingan dan bersekongkol dengan para tahanan.

“Kami telah berusaha untuk mencegah, namun selagi ada niat dari mereka, pasti mereka akan terus mencari jalan,” ujar Tomi.

baca juga: Pembangunan Replika Surau Tuo di Lezatta Sudah Rampung, Anak-anak Bisa Belajar Tahfiz dengan Gratis

Seperti berita sebelumnya, pegawai Lapas Klas IIA Bukittinggi kembali menemukan narkoba sekitar pukul 16.35 WIB, Jumat 15 April 2016. Narkoba tersebut ditemukan di lokasi Lapangan Tenis dalam areal Lapas Bukittinggi , yang dibungkus dengan kertas koran. Dari hasil pemeriksaan petugas, narkoba yang ditemukan itu adalah ganja kering siap pakai seberat 0,5 kilogram.

Penulis: Iwan R