Ini Kronologis Nelayan Air Bangis Pasbar yang Ditemukan Meninggal di Laut

Petugas Polair ikut mencari korban yang hilang di laut
Petugas Polair ikut mencari korban yang hilang di laut (Istimewa)

PASBAR , KLIKPOSITIF --Seorang Nelayan bernama Asmuna (35) warga Kampung Padang Selatan Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat ( Pasbar )-Sumbar ditemukan  meninggal dunia di perairan Air Bangis sekitar pukul 16.45 WIB pada Rabu 23 November 2016.

Kapolsek Air Bangis AKP Zalkisman kepada KLIKPOSITIF , Kamis 24 November 2016, menceritakan, kejadian ini bermula saat korban sendirian pergi melaut untuk menangkap ikan sekitar pukul 08.00 WIB, menggunakan sampan bermesin Robin.

baca juga: Abrasi Pantai di Pasaman Barat Mengancam Puluhan Rumah, Panjangnya Capai 2 Kilometer

Sekitar pukul 14.00 WIB, nelayan bernama Rizal yang juga warga Air Bangis menemukan sampan korban terapung tanpa awak di perairan Muara Pati Bubur Pigogah. Karena curiga, Rizal kemudian berupaya mencari korban. Tapi upaya itu tak membuahkan hasil.

Rizal kemudian pulang dan memberitahukan kejadian tersebut ke keluarga korban, serta melaporkannya ke Polair Polres Pasbar . Tak lama setelah itu, masyarakat setempat bersama para personil Polair kemudian menyisir perairan Muara Pati Bubur untuk mencari korban.

baca juga: Limbah Pabrik Cemari Sungai, Ini Ancaman Bupati Pasbar

Sekitar pukul 16.45 WIB, korban akhirnya ditemukan telah mengapung dalam posisi menelungkup. Korban ditemukan sekitar 2 mil dari Pantai Air Bangis dan berjarak sekitar 150 meter dari posisi sampan korban yang mengapung. Saat ditemukan, ternyata korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Air Bangis untuk dilakukan visum luar. Keluarga korban yang menolak dilakukan otopsi kemudian membawa jasad korban ke rumah duka.

baca juga: Disnaker Pasbar Tegaskan Perusahaan Tak Boleh Pindahkan Pekerja Antar Badan Usaha

Kapolsek Air Bangis menduga, korban bermaksud melepaskan jaring yang tersangkut dengan cara menyelam ke dasar laut. Namun saat menyelam, diduga kuat kepala korban membentur batu karang, yang mengakibat korban menjadi pusing dan banyak menelan air laut hingga membuat korban meninggal dunia.

[Buyung] 

baca juga: 22 Tahun Mengabdi Lalu Dipindahkan Tanpa Alasan, Karyawan Perusahaan Ini Datangi Disnaker Pasbar

Penulis: Iwan R