Soal Kesiapan Padang Menghadapi Gempa, Begini Kata Badrul Mustafa

Pakar Gempa dan Tsunami Universitas Andalas (UNAND), Badrul Mustafa
Pakar Gempa dan Tsunami Universitas Andalas (UNAND), Badrul Mustafa (Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Pakar Gempa dan Tsunami, Badrul Mustafa menyatakan bahwa Kota Padang saat ini sudah lebih siap menghadapi goncangan dibanding 12 tahun yang lalu.

Hal tersebut disampaikan saat pelaksanaan Diseminasi Informasi Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Padang pada Rabu 16 Juni 2021.

baca juga: Sejak Awal 2021, Ruang Rawat di RSUP M Djamil Padang Selalu Penuh

"Kalau dibandingkan dengan tahun 2009 lalu, saat ini Kota Padang lebih siap dalam menghadapi musibah gempa , karena sudah banyak hal yang dilakukan oleh pemerintah dan juga peran serta masyarakat," katanya.

Ia mengatakan, kesiapan tersebut dinilai dengan seringnya pelaksanaan mitigasi bencana yang dilakukan oleh pemerintah sejak beberapa tahun terakhir.

baca juga: RSUP M Djamil Padang: Pasokan Oksigen Masih Aman

"Saat ini, di Kota Padang sudah banyak masyarakat yang memahami tentang penyelamatan diri saat terjadinya gempa ," lanjutnya.

Selain itu, menurutnya saat ini juga sudah banyak bangunan yang memiliki standard sesuai dengan standard yang tertera pada Undang-undang nomor 28 tahun 2002.

baca juga: Dua Nagari di Sungai Tarab Masuk Zona Merah COVID-19, Ini Kata Wabup Tanah Datar

"Yang mengakibatkan banyak korban pada tahun 2009 lalu itu kan banyaknya bangunan yang roboh. Setelah diteliti, ternyata bangunan yang roboh itu tidak sesuai dengan standard yang ditentukan. Ini yang saat ini sudah mulai berubah," lanjutnya.

Menurutnya, bangunan-bangunan yang baru dibangun baik oleh pemerintah maupun swasta, sudah memenuhi standard tersebut dan sesuai keilmuan, tidak akan terlalu parah jika terjadi gempa .

baca juga: Kumpulkan Bantuan dari Perusahaan-perusahaan, Pemko Padang Akan Salurkan Beras Bagi 30.000 KK

"Saat ini, tinggal bagaimana masyarakat memahami mitigasi bencana yang dilakukan setiap tahunnya dan menerapkannya saat terjadinya bencana," tutupnya.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Ramadhani