Tiga Astronaut Akan Habiskan Waktu 3 Bulan di Modul Stasiun Antariksa Permanen Baru China

Tiga astronaut China, dari kiri: Tang Hongbo, Liu Boming, dan Nie Haisheng sebelum naik pesawat antariksa Shenzou-12 di fasilitas peluncuran Jiuquan, China Kamis (17/6)
Tiga astronaut China, dari kiri: Tang Hongbo, Liu Boming, dan Nie Haisheng sebelum naik pesawat antariksa Shenzou-12 di fasilitas peluncuran Jiuquan, China Kamis (17/6) (VOA Indonesia)

KLIKPOSITIF - Awak pertama stasiun antariksa permanen baru China telah merapat ke modul Tianhe (Harmoni Surgawi) pada hari Kamis (17/6) malam.

Pesawat antariksa Shenzou-12 yang membawa astronaut kawakan Nie Haisheng dan Liu Boming serta pemula Tang Hongbo bergabung dengan modul Tianhe enam jam setelah meluncur dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China Barat Laut.

baca juga: Diceraikan Suami, Ini Profil Regina Turner yang Hasilkan Uang Fantastis dari Dugaan Prostitusi

Trio ini akan menghabiskan waktu tiga bulan mendatang di modul tersebut, memperlengkapinya dengan peralatan dan menguji berbagai komponennya.

Misi ini adalah penerbangan luar angkasa berawak China dalam lima tahun, dan merupakan yang ketiga dari 11 yang diperlukan untuk menambahkan lebih banyak lagi elemen ke stasiun antariksa ini sebelum beroperasi penuh tahun depan. Stasiun baru itu diperkirakan akan tetap beroperasi selama 10 tahun.

baca juga: Dikabarkan Rolling Stone, Pendiri dan Drummer Slipknot Meninggal Dunia,

Stasiun ini dapat bertahan lebih lama daripada Stasiun Antariksa Internasional (ISS) yang dipimpin AS, yang mungkin dinonaktifkan setelah pendanaannya berakhir pada 2024. China tidak pernah mengirimkan astronaut ke ISS karena sebuah UU AS yang praktis melarang badan antariksa NASA bekerja sama dengan China .

China dengan agresif membangun program antariksanya sebagai contoh peningkatan posisi global dan kekuatan teknologinya. China menjadi negara ketiga yang mengirim manusia ke antariksa pada tahun 2003 setelah Amerika Serikat dan Rusia, dan telah mengoperasikan dua stasiun antariksa eksperimental sementara yang berawak.

baca juga: Apa Itu Gas Tertawa? Ini Sejarah, Penjelasan, Hingga Efek yang Ditimbulkan

Baru tahun ini China mengirim pesawat tak berawak ke orbit di sekitar Mars, sementara pesawat lain membawa kembali sampel pertama dari Bulan dalam lebih dari 40 tahun.

Sumber: VOA Indonesia

baca juga: Mike Howe, Vokalis Metal Church Meninggal Dunia

Editor: Eko Fajri