Cabuli Gadis Keterbelakangan Mental, Pria Air Pura Pessel Ditangkap

ilustrasi
ilustrasi (net)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Diduga cabuli gadis remaja 19 tahun dengan keterbelakangan mental, seorang pria warga Kecamatan Airpura, Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat ditangkap polisi.

Kasat Reskrim Polres Pessel , AKP Hendra Yose mengungkapkan, berhasil menangkap pria berinisial Jon 49 tahun, Kamis 17 Juni 2020. Jon ditangkap setelah polisi memiliki bukti kuat berdasarkan laporan diterima polisi.

baca juga: Ribuan Batang Cemara Laut Ditanam di Pantai Pessel

"Penangkapan dilakukan karena berdasarkan bukti permulaan yang cukup tersangka diduga keras telah melakukan tindak pidana bersetubuh dengan wanita diluar perkawinan padahal diketahui bahwa wanita itu dalam keadaan tidak berdaya (keterbelakangan mental)," ungkapnya, Jumat 18 Juni 2021.

Tersangka ditangkap di Kampung Air Kukut, Kenagarian Inderapura Utara, Kecamatan Air Pura Kamis (17/6/2021) pukul 21.00 WIB. Penangkapan dipimpin, Ipda. Andrio Saputra dari Tim Opsnal Satreskrim Polres Pessel dan didampingi Wali Nagari Inderapura Utara Ahmad Zuri.

baca juga: Pembagian Bansos di Pessel, Bupati : Penyaluran Harus Taati Standar Protokol Kesehatan

Berdasarkan Laporan Polisi yang masuk ke Sat Reskrim Polres Pessel , kejadian tersebut dilakukan pada Selasa 18 Mei 2021, pukul 10.00 WIB bertempat di Gunung Lubuk Tengah, Nagari Inderapura.

"Korban kami kategorikan tidak berdaya (tidak menolak) karena mengalami keterbelakangan mental sehingga tidak dapat berpikir seperti layaknya orang dewasa pada umumnya dan tidak mengerti atas apa yang diperbuat kepadanya," terangnya.

baca juga: Selama Pandemi, Kasus Narkotika dan Pencurian Meningkat di Pariaman dan Padang Pariaman

Dalam kasus ini, tersangka dijerat dengan pasal 286 KUHP yang berbunyi barang siapa bersetubuh dengan wanita di luar perkawinan, padahal diketahui bahwa wanita itu dalam keadaan pingsan atau tidak berdaya, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.

Sementara untuk imbauan, Hendra Yose mengajak para orang tua atau lingkungan adat di keluarga agar selalu memperhatikan anak kemenakan apalagi perempuan tersebut rentan akan mengalami kejahatan, diantaranya seperti kasus yang sudah terjadi.

baca juga: DPR: Persoalan Narkotika di Lapas Tak Ubahnya Sampah yang Terus Menumpuk

"Mari kita selalu menjaga Kamtibmas mulai dari lingkungan keluarga sendiri agar terhindar dari kejahatan tersebut," tutupnya.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Ramadhani