Bank Nagari Tawarkan Rp3 Miliar Pinjaman Kredit Bagi Pelaku UMKM di Ipemi Agam

Foto bersama anggota Ipemi Agam
Foto bersama anggota Ipemi Agam (KLIKPOSITIF/Haswandi)

AGAM , KLIKPOSITIF - Bank Nagari Cabang Bukittinggi menantang para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang tergabung dalam Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia ( Ipemi ) Agam untuk mengajukan penawaran kredit kepada Bank Nagari .

"Di tangan saya ada 3 miliar. Kewenangan tangan saya ada 3 miliar. Saya tantang untuk lahap itu," tutur Kepala Cabang Bank Nagari Bukittinggi, Tasman di hadapan anggota Ipemi Agam di kawasan Green House Lezatta, Jumat 18 Juni 2021.

baca juga: Ini Keutamaan Surat Al Kahfi yang Sunnah Dibaca di Hari Jumat Sesuai Hadis

Terkait pernyataan tersebut, Pemimpin Seksi Kredit Komersial Bank Nagari Cabang Bukittinggi, Muhammad ikbal, menjelaskan, untuk pemberian kredit kepada pelaku-pelaku UMKM yang ada di Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam sesuai wilayah kerja Bank Nagari cabang Bukittinggi, itu menjadi kewenangan di Kantor Bank Nagari Bukittinggi dengan jumlah pinjaman maksimal Rp3 miliar.

"Jadi , jika ada pelaku-pelaku usaha yang mengajukan pinjaman sampai dengan maksimal Rp3 miliar, maka pemberian keputusan kewenangan hanya cukup sampai di Kantor Bank Nagari Cabang Bukittinggi saja, tidak membutuhkan persetujuan dari kantor pusat," ulas Ikbal.

baca juga: Lapas Klas II A Bukittinggi Serahkan Bansos ke Warga Terdampak Pandemi

Ikbal melanjutkan, Bank Nagari dengan Ipemi Agam telah menjalin kerja sama, sehingga percepatan-percepatan pemberian kredit bisa lebih ditingkatkan, karena tergabung dalam wadah.

"Para pelaku UMKM yang tergabung dalam Ipemi Agam bisa lebih cepat disentuh dari pada secara individual atau orang perorang. Kalau berbentuk kelompok yang tergabung dalam wadah Ipemi Agam mungkin bisa lebih cepat proses dan pengumpulan data dan sebagainya," ulas ikbal.

baca juga: 10 Orang Terjaring Operasi Yustisi di Pasar Pakan Kamih

Ketua Ipemi Agam Eliana menyambut positif tawaran dari Bank Nagari . Menurutnya, bantuan modal ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya.

"Alhamdulillah kali ini banyak dibantu oleh Bank Nagari . Jadi nanti, Bank Nagari memberikan pendampingan-pendampingan kepada pelaku UMKM bagaimana usaha agar bisa berkembang, modalnya bisa bertambah . Tapi jangan kalau sudah dapat pinjaman dibelikan ke yang lain. Dapat uang beli emas, beli ini..beli itu, kapan mau berkembang usaha jika seperti itu," tutur Eliana.

baca juga: Pemuda Pelopor Agam Dinilai Tim Provinsi

Oleh karena itu, menurut Eliana, Ipemi Agam akan mengkroscek lebih lanjut terkait penggunaan dana pinjaman oleh anggota Ipemi Agam , apakah dana itu telah sesuai peruntukannya atau tidak. Selain itu, Ipemi Agam juga akan terus melakukan bakti sosial, sehingga bisa berdampak kepada masyarakat.

" Ipemi Agam ini baru terbentuk 15 hari, tetapi gebrakan untuk membantu perekonomian masyarakat telah gencar dilakukan. Jadi, kalau organisasi ini tidak berdampak pada masyarakat, mendingan kita bubarkan," tegas Eliana.

Sementara itu, Penasehat Ipemi Agam Yeni Andri Warman mengatakan, Ipemi Agam sangat dibutuhkan kehadirannya dalam membantu pelaku usaha di Kabupaten Agam .

"Jadi, pelaku usaha ini ada yang mengarahkan. Contohnya masalah dana, mungkin ada yang tidak tahu mau minjam kemana, dengan Ipemi yang menggandeng Bank Nagari , pelaku UMKM bisa diarahkan," harapnya.

Yeni Andri Warman melanjutkan, kondisi pelaku UMKM di Kabupaten Agam ini mengalami penurunan pendapatan semenjak pandemi, dan diharapkan Ipemi Agam bisa membantu dan mengatasi permasalahan pelaku UMKM agar bisa bangkit dan kembali berkembang.

Editor: Haswandi