PBB: Hentikan Penjualan Senjata ke Myanmar

ilustrasi
ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Sidang Umum PBB pada Jumat (18/6) menyerukan penghentian aliran senjata ke Myanmar dan mendesak militer di sana agar menghormati hasil pemilihan November. Reuters melaporkan, Sidang Umum PBB juga menyerukan membebaskan tahanan politik, termasuk pemimpin Myanmar Aung Suu Kyi.

Sidang Umum PBB mengadopsi sebuah resolusi dengan dukungan dari 119 negara, beberapa bulan setelah militer menggulingkan pemerintahan Aung San Suu Kyi yang terpilih. Belarus adalah satu-satunya negara yang menentang resolusi itu sementara 36 negara lain abstain, termasuk China dan Rusia.

baca juga: Diceraikan Suami, Ini Profil Regina Turner yang Hasilkan Uang Fantastis dari Dugaan Prostitusi

"Risiko perang saudara dalam skala besar nyata," kata utusan khusus PBB untuk Myanmar, Christine Schraner Burgener kepada Sidang Umum setelah pemungutan suara. "Waktu sangat sedikit dan peluang untuk membalikkan kudeta militer ini semakin kecil."

Dubes Uni Eropa untuk PBB Olof Skoog mengatakan, resolusi PBB ini mengirim pesan kuat: "Resolusi mendelegitimasi junta militer, mengecam pelecehan serta kekerasan yang dilakukannya terhadap rakyatnya sendiri, dan memeragakan isolasinya negara itu dimata dunia."

baca juga: Dikabarkan Rolling Stone, Pendiri dan Drummer Slipknot Meninggal Dunia,

Sekjen PBB Antonio Guterres sebelumnya pada Jumat (18/6) mendesak Sidang Umum agar bertindak. "Kita tidak bisa hidup di sebuah dunia di mana kudeta militer menjadi norma. Hal ini sama sekali tidak bisa diterima," katanya.

ASEAN memimpin usaha diplomatik untuk mencari jalan keluar dari krisis ini tetapi terpecah pada Jumat (18/6) sehubungan langkah PBB ini.

baca juga: Apa Itu Gas Tertawa? Ini Sejarah, Penjelasan, Hingga Efek yang Ditimbulkan

Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, serta juga dubes Myanmar untuk PBB Kyaw Moe Tun, yang mewakili pemerintah sipil di sana, memberi suara dukungan, sementara Brunei, Kamboja, Laos, dan Thailand abstain.

Sumber: VOAIndonesia

baca juga: Mike Howe, Vokalis Metal Church Meninggal Dunia

Editor: Eko Fajri