Ini Alasan Seniman Se Sumbar Gelar Pertunjukan untuk Narapidana di Lapas Pariaman

Pertunjukan tari debus
Pertunjukan tari debus (Rehasa)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Sebanyak 6 komunitas kesenian di Sumbar dan satu pelukis mural menggalang pertunjukan seni di Lapas Pariaman . Tak hanya disaksikan secara langsung pertunjukan seni itu juga ditampilkan melalui zoom ke seluruh rutan dan lapas di Sumbar .

"Pertunjukan seni ini digagas oleh Darak Badarak dan Margin X. Berawal dari rasa kepedulian mereka terkait tidak adanya kunjungan di lapas Pariaman selama pandemi," ungkap Eddy Junaedi, di kantornya, Rabu 23 Juni 2021.

baca juga: Baznas Pariaman Berikan Bimtek pada UPZ Desa Kelurahan

Maka dengan dasar itu, kata Eddy lagi, seniman di Pariaman prihatin atas kondisi tersebut. Seniman "melihat" bahwa ada kesunyian di tengah-tengah lingkungan narapidana.

"Karena itu seniman tersebut menawarkan diri untuk melakukan pertunjukan di lapas . Hal itu tentu kami sambut dengan baik. Mereka melakukan pertunjukan secara suka rela," jelas Eddy.

baca juga: Sinkronkan Data Pemilih Ditengah Pandemi Corona, Komisioner KPU Berdialog dengan Wali Kota

Dikatakan Eddy, pihaknya berharap kerjasama dengan seniman itu tetap berlanjut kedepannya.

Sementara itu, manager seni pertunjukan tersebut bernama Ribut menuturkan, baginya selain rasa kepedulian terhadap kondisi pandemi di lapas Pariaman , berproses di lapas Pariaman merupakan hal yang baru.

baca juga: Bansos Kemenkumham Dibagikan kepada Warga Pariaman

"Ini proses pertama kami melakukan pertunjukan di lapas . Hal ini banyak pelajaraanya, tidak hanya mengenai " kesunyian" narapidana hal ini lebih pada obsevasi terhadap sisi-sisi ke manusiaan," sebut Ribut.

Lebih lanjut dikatakannya, banyak pelajaran yang ia dapat dari proses tersebut. Pihaknya (anggota komonitas) juga mendapat tantangan berproses di lembaga pemasyarakatan itu.

baca juga: Hujan Badai, Pohon Tumbang Timpa Badan Jalan di Pariaman

Pertunjukan itu, juga ditonton oleh Wakil Wali Kota Pariaman , Mardison Mahyuddin. Dalam sambutannya Mardison mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan itu.

"Selama saya di Pariaman , ini lah pertunjukan yang paling bagus di lapas Pariaman . Baik konsep atau gagasan pertunjukannya maupun kondisi pertunjukan," ungkap Mardison.

Lebih lanjut dikatakannya, ia melihat begitu berharga pertunjukan tersebut bagi 500 lebih narapidana yang ada di lapas itu.

Untuk diketahui juga, saat ini narapidana yang ada di lapas itu lebih dari 500 orang. Jumlah narapidana tersebut melebihi kapasitas ruangan mencapai 300 persen.

Penulis: Rehasa | Editor: Ramadhani