Pemko Sebut Siwastaru Bisa Atasi Permasalahan Tata Ruang di Padang

Yeni memperlihatkan design Siwastaru
Yeni memperlihatkan design Siwastaru (Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota Padang mengklaim bahwa Sistem Informasi Pengawasan Pemanfaatan Tata Ruang (Siwastaru) bisa mengatasi tata Kota di Kota Padang .

Siwastaru merupakan website yang berisi peta data spasial di Kota Padang . Website ini menyajikan data perjengkal tanah di Padang . Lewat website ini siapa saja dapat mengetahui kepemilikan maupun permasalahan tanah di Padang .

baca juga: Sejak Awal 2021, Ruang Rawat di RSUP M Djamil Padang Selalu Penuh

"Pembangunan Siwastaru yang merupakan sistem informasi online ini dapat langsung terintegrasi dengan dokumen Tata Ruang Kota ," kata Kepala Bappeda Kota Padang Yenni Yuliza.

Menurutnya, Siwataru merupakan suatu strategi dalam pemanfaatan ruang kota di Padang . Sistem informasi online ini dibangun dalam rangka menjawab tantangan zaman sekaligus menindaklanjuti dari Misi kedua RPJMD Kota Padang 2019-2024.

baca juga: RSUP M Djamil Padang: Pasokan Oksigen Masih Aman

Ia mengatakan, Siwataru dibangun karena berbagai permasalahan yang terjadi. Seperti proses perizinan yang belum terpadu, belum adanya Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK), serta belum terintegrasinya data perizinan IMB secara digital. Hal inilah yang membuat Yenni Yuliza merasa terpantik untuk membangun sistem ini. Sehingga nantinya diharapkan akan terlaksananya pemanfaatan ruang kota secara optimal. Serta menjadikan Padang sebagai kota layak huni.

"Pembangunan Siwastaru ini akan menjadi alat kendali di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang sebagai organisasi yang adaptif/agile dalam strategi pencapaian pemanfaatan Ruang Kota Layak Huni untuk mewujudkan Kota Padang yang lebih baik," lanjutnya.

baca juga: Dua Nagari di Sungai Tarab Masuk Zona Merah COVID-19, Ini Kata Wabup Tanah Datar

Bagi masyarakat yang ingin mengakses, bisa langsung mengunjungi website www.siwastaru.padang.go.id, data kepemilikan tanah dapat langsung terlihat.

Pengguna akan dengan mudah meng-klik lokasi / rumah / tanah yang terdapat dalam peta di website tersebut. Untuk kemudian akan tersaji data pemohon IMB dan titik koordinatnya.

baca juga: Kumpulkan Bantuan dari Perusahaan-perusahaan, Pemko Padang Akan Salurkan Beras Bagi 30.000 KK

"Melalui 'Siwastaru' ini nantinya akan memudahkan pimpinan (wali kota ) dalam melakukan monitoring, evaluasi, serta mengambil keputusan pemanfaatan ruang kota ," lanjutnya.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Ramadhani