Setiap Pagi Puluhan Kendaraan Terjaring di Solsel Berawal dari Dua Pelanggaran Ini

Kasatlantas Polres Solsel Iptu Ade Saputra menunjuk Pelanggaran Kendaraan yang terjaring disaksikan KBO lantas Alwizi,s
Kasatlantas Polres Solsel Iptu Ade Saputra menunjuk Pelanggaran Kendaraan yang terjaring disaksikan KBO lantas Alwizi,s (Kaka)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Hanya karena dua jenis pelanggaran ini puluhan kendaraan roda dua terjaring dalam giat prefentif pagi yang dilaksanakan satuan lalu lintas (Satlantas) Kepolisian Resort (Polres) Solok Selatan ( Solsel ).

"Yang terjaring rata-rata pengendara yang melakukan pelanggaran jelas terlihat secara kasat mata, seperti tidak menggunakan helm dan memakai knalpot racing, pengendaranya tidak hanya masyarakat biasa tetapi ada juga Pegawai pemerintah" kata Kasatlantas Polres Solsel Iptu Ade Saputra didampingi KBO Iptu Alwizi,s usai giat di Jalan Raya depan kantor Bupati Solsel .

baca juga: Pemko Pariaman Sulit Tarik Investor Karena Belum Miliki RIPM

Dia menyebutkan setiap pagi tidak kurang dari 30 unit kendaraan roda dua yang terjaring berawal dari dua pelanggaran tersebut.

Dia menghimbau demi keselamatan dan kenyamanan saat berkendara di jalan raya agar masyarakat selalu patuh dan tertib tidak memakai knalpot racing atau bising, selalu menggunakan Helm, membawa surat-surat kendaraan seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan STNK.

baca juga: Pengurus dan Kader Solid, DPD PAN Target Enam Kursi DPRD Pada Pemilu 2024

"Mari patuhi aturan dijalan raya. Jangan berkendara kalau tidak lengkap. Seperti yang terjaring ini, tidak memakai helm, knalpot racing, saat di berhentikan dan ditanya STNK dengan SIM juga tidak ada," katanya.

Dia berharap bagi pemilik kendaraan yang telah mati pajak agar segera membayar pajak, dan yang tidak memiliki SIM segera mengurusnya.

baca juga: Usai Lantik PAW Anggota DPRD Solsel, Zigo: Setelah Dilantik Harus Rajin Ke Kantor

"Untuk Pajak dan SIM semenjak giat ini rutin dilaksanakan sudah mulai banyak yang mengurusnya, Namun yang paling kita harapkan itu adalah pegawai pemerintah bisa menjadi contoh kepatuhan dalam berkendara bagi masyarakat biasa," katanya.

Penulis: Kamisrial | Editor: Eko Fajri