Warga Sawahlunto yang Nikah Siri Kini Bisa Urus Administrasi Kependudukan Untuk Anak, Ini Syaratnya

ilustrasi
ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto H. Syamsul Arifin menandatangani kerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Pengadilan Agama tentang pelaksanaan Itsbat Nikah bagi Penduduk Kota Sawahlunto .

Kerjasama tersebut bertujuan dalam rangka memberikan kemudahan bagi warga masyarakat yang mengalami kendala dalam pengurusan administrasi kependudukan disebabkan karena pernikahan bersangkutan tidak tercatat secara resmi (nikah siri).

baca juga: Penerapan Ganjil-Genap di Kawasan Wisata Akan Diterapkan di Seluruh Indonesia, Menhub: Cegah Kepadatan

Dilansir dari laman Kemenag Sumbar, Senin (5/7) Syamsul menyampaikan, persoalan nikah siri sebenarnya sudah lama terjadi bahkan masih berlangsung hingga sekarang. Dampaknya, anak menjadi korban dari semua itu karena lahir atas nama anak ibu.

Dalam kerjasama itu, Itsbat Nikah yang diproses adalah pasangan suami istri yang menikah sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Selanjutnya sebelum dilakukan Itsbat, Pasutri wajib menyelesaikan proses pengurusan dokumen pernikahan melalui KUA.

baca juga: Longsor, Dua Unit Rumah Tertimbun dan Akses Jalan di Nyiur Melambai Pessel Tertutup Material

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Pemko Sawahlunto , H. Hilmet mengatakan, melalui kerjasama diharapkan memberikan kemudahan pelayanan administrasi kependudukan bagi warga Kota Sawahlunto .

Dijelaskan pula, salah satu hasil dari kerjama ini kata dia, catin yang telah menikah secara otomatis status kependudukan mereka akan berubah dari perjaka/perawan/duda/janda menjadi menikah.

baca juga: Karena Pandemi, Target PAD Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Berkurang Lebih 50 Persen

Editor: Eko Fajri