Batik Masuk Situs Komersial Daring di Korsel

Ilustrasi
Ilustrasi (setkab.go.id)

KLIKPOSITIF - Ada kabar gembira bagi pengrajin batik di Indonesia. Saat ini, batik produk Indonesia telah mampu menembus pasar digital di Korea Selatan (Korsel).

"Setelah proses negosiasi berlangsung secara daring selama 7 bulan, Alhamdulillah hari ini kami berkesempatan menyaksikan penandatanganan perjanjian kerjasama antara PT Wastra Cantik Indonesia ( Batik Chic) dan Idus.com," ungkap Duta Besar Republik Indonesia di Seoul, Umar Hadi,yang dikutip dari laman Kemlu.

baca juga: Diminati Pasar Global, Ekspor Industri Batik Tembus USD 533 Juta

Umar Hadi berharap, masuknya Batik ke situs komersial daring dapat menciptakan kesejahteraan untuk UMKM di Indonesia. Lebih lanjut, Dubes Umar menekankan bahwa rampungnya perjanjian kerjasama, adalah suatulandmark agreementantara situs online Korsel dengan UKM Indonesia.

Ia menjelaskan, dari persiapan, negosiasi sampai penandatanganan perjanjian ini seluruhnya dilakukan secara daring. Ini membuktikan bahwa pandemi Covid-19 bukanlah suatu penghalang untukmemasarkan ekonomi kreatif ke manca negara.

baca juga: Google Merayakan Ulang Tahun ke-90 Pelopor Batik Indonesia Go Tik Swan, Begini Kisahnya

Batik goes to Koreadirintis oleh KBRI Seoul yang secara aktif memperkenalkan produk Batik ke pasar digital Korsel. Dalam hal ini,Idus.com, salah satu situs ekonomi digital Korsel yang menjual mayoritas produk buatan tangan, menyampaikan ketertarikannya untuk impor produk Indonesia berupa aksesoris dari Batik dan kain tradisional.

"Idus.com memutuskan untuk mengenalkan Batik Indonesia di situsnya melalui merek Batik Chic yang memiliki garis rancangan busana yang apik dansimple, tepat mewakili citra wanita Indonesia dan Korsel yang cerdas, cantik, dan berbudaya di abad-21," tegas Donghwan Kim, CEO Idus.com yang disampaikan oleh Danny Jeon.

baca juga: Puluhan Orang di Pariaman Ikuti Diklat Batik Tulis

"Suatuquantum leapuntuk Batik Chic dapat menjalin kemitraan dengan Idus.com situsonlineternama Korsel. Terima kasih khusus kepada Dubes Umar Hadi dan jajaran KBRI Seoul yang tidak kenal lelah mencari jalan untuk tembus pasar digital Korsel. Kami berharap Perwakilan RI lainnya turut aktif melakukan kegiatan untuk promosi Batik meski secara daring guna mendukung keberlangsungan UKM Batik dan kain tradisional lainnya di Indonesia," demikian tanggapan Novita Yunus, Pendiri dan Perancang Batik Chic(PT Wastra Cantik Indonesia).

Editor: Haswandi