Hanya Satu Menteri yang Bebas ke Luar Negeri Saat PPKM Darurat, Siapa Dia?

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Haswandi)

KLIKPOSITIF - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menyampaikan arahan tegas Presiden Jokowi kepada seluruh jajarannya di Kabinet untuk memiliki rasa kepekaan sosial dalam suasana pandemi ini.

"Presiden telah menegaskan bahwa dalam PPKM Darurat ini tentunya sense of crisis seluruh kementerian/lembaga, para pemimpin itu harus ada," ujar Pramono Anung di Istana Negara, Jakarta, Jumat 16 Juli 2021.

baca juga: Soal Izin yang Tumpang Tindih, Andre Rosiade Desak Menteri Investasi Koordinasi dengan Pemda

Menurutnya, Presiden melarang seluruh menteri maupun kepala lembaga untuk bepergian ke luar negeri jika tidak ada hal yang bersifat khusus serta tanpa ada izin dari Presiden.

"Yang boleh bepergian ke luar negeri hanya Menteri Luar Negeri karena memang sesuai dengan bidang tugasnya. Yang lainnya, kalau ada hal yang bersifat khusus harus mendapatkan izin secara langsung dari Bapak Presiden," tegas Pramono.

baca juga: Peringati Haornas, Seskab: Olahraga Bagian dari Kemajuan Bangsa

Presiden juga mengimbau kepada kementerian/lembaga untuk proaktif membuat dan memfasilitasi isolasi mandiri (isoman) bagi pegawainya yang terpapar COVID-19. Seskab memperkirakan setiap kementerian/lembaga atau pemerintah daerah dapat memfasilitasi 300-500 pasien.

"Untuk itu, dibuat secara baik, dipersiapkan, dan kemudian nanti pemerintah juga bertanggung jawab untuk mempersiapkan seluruh obat-obatan kepada isoman yang akan bergabung itu," tandasnya.

baca juga: Andre Rosiade Beberkan Alasan Gerindra Setuju Perjanjian e-Commerce ASEAN

Editor: Haswandi