Lima Puluh Kota Daftarkan Puluhan Desa Wisata di Ajang Nasional, Pemkab Gandeng ADKI

Ketua ADKI Pusat Fikri el-Aziz saat berkunjung ke Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Ketua ADKI Pusat Fikri el-Aziz saat berkunjung ke Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota. (Ade Suhendra)

LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF - Sebanyak 54 Desa Wisata di Lima Puluh Kota ikuti Anugerah Desa Wisata Indonesia yang secara resmi ditutup pada 16 Juli 2021 lalu.

Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo mengucapkan terima kasih kepada Asosiasi Desa Kreatif Indonesia yang telah membangun kepengurusan hingga tingkat Kabupaten untuk mendukung penuh pengembangan nagari-nagari di Sumbar, khususnya di Kabupaten Lima Puluh Kota .

baca juga: Ambisi Besar RKN Gaet Investor untuk Hadirkan Hotel Bintang 4 di Kawasan Harau

"Alhamdulillah per tanggal 16 Juli 2021, kami telah merampungkan pendaftaran 54 Desa Wisata dari Kabupaten Lima Puluh Kota . Semoga ini menjadi langkah awal bagi nagari atau desa di sini hingga dapat berkembang ke level nasional sampai internasional." ujar Safaruddin Datuak Bandaro Rajo.

Ketua ADKI Sumbar Deni Asra didampingi Bupati Lima Puluh Kota mengatakan ADKI Sumbar ke depan akan aktif berperan untuk memulihkan ekonomi nagari di tengah PPKM atau pandemi saat ini.

baca juga: Sumbar Targetkan Geopark Ranah Minang Jadi UNESCO Global Park Pada 2023

Ia menjelaskan bahwa ADKI Sumbar akan segera melakukan Pendampingan Ekonomi Kreatif ke nagari-nagari yang menjadi prioritasnya.

"Beberapa pendampingan tersebut yaitu mulai dari pelatihan UMKM, pendampingan, perizinan, pemasaran, hingga akses permodalan," kata Deni Asra.

baca juga: DPRD Setujui Ranperda RPJMD Solsel 2021-2026 Jadi Perda

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Desa Kreatif Indonesia Fikri El- Aziz menyampaikan bahwa ADKI mendukung penuh langkah Kemenparekraf RI dalam mengembangkan desa wisata sebagai program utama yang mendukung pemulihan ekonomi, khususnya ekonomi di desa di masa pandemi COVID-19

"ADKI telah mendukung penuh program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), dengan mendaftarkan 174 Desa Wisata yang tersebar di Indonesia. Sumatera Barat terbanyak dengan 116 Desa dengan konsentrasi penuh di Kabupaten Lima Puluh Kota , Pesisir Selatan, Tanah Datar, dan Agam," ujarnya.

baca juga: Pemerintah Berharap Peran Lembaga Zakat dapat Lebih Maksimal dalam Memutus Rantai Kemiskinan di Indonesia

Program Anugerah Desa Wisata Indonesia ini sendiri diharapkan mampu mewujudkan visi Indonesia sebagai negara tujuan pariwisata berkelas dunia, berdayasaing, berkelanjutan dan mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat. Kemudian Ketua ADKI Lima Puluh Kota menambahkan bahwa sikap profesional dan optimis terhadap pengembangan potensi nagari/desa di Kabupaten Limapuluh Kota merupakan modal ADKI Kabupaten Limapuluh Kota untuk berbuat dan merealisasikan seluruh program kerja yang diberikan ADKI pusat.

"Akan kita kawal dan dampingi secara proporsional dan profesional. ADKI hadir sebagai asosiasi pendamping dan membantu nagari/desa untuk mengembangkan sektor potensial yang ada," kata Rino Chandra, Ketua ADKI Kabupaten Limapuluh Kota.

Dalam gelaran Anugerah Desa Wisata Indonesia ini secara resmi ditutup pada 16 Juli 2021. Asosiasi Desa Kreatif Indonesia sebagai salah perkumpulan yang mendukung penuh program Desa Wisata Kemenparekraf telah melakukan pendampingan dan mendaftarkan 174 Desa Binaan yang tersebar di 6 Provinsi Utama, antara lain Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri