Semangat Berkurban Korpri Tanah Datar, Idul Adha Momentum Peduli Sesama di Tengah Pandemi

Logo Pemkab Tanah Datar
Logo Pemkab Tanah Datar (Ist)

TANAH DATAR , KLIKPOSITIF - Merayakan Idul Adha 1442 Hijriah atau Hari Raya Kurban 2021 di tengah pandemi COVID-19 memang berbeda bila dibandingkan sebelum Virus Corona menyerang negeri ini awal 2020.

Namun, dengan semangat berkurban Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Tanah Datar menjadikan perayaan Hari Raya Idul Adha lebih bermakna dengan peduli sesama warga.

baca juga: Hari Ini 15 Orang Positif COVID-19 di Tanah Datar, 11 Orang Pasien Sembuh

Idul Adha yang berada dalam situasi pandemi COVID-19 hendaknya dimaknai lebih dari sekadar ritual penyembelihan hewan kurban , namun dapat memperbanyak amal ibadah dengan berbagi kebaikan dan membantu sesama melalui apa yang dimiliki.

Penyerahan hewan kurban kepada panitia
Penyerahan hewan kurban kepada panitia

Idul Adha merupakan waktu yang tepat untuk melakukan pengorbanan terhadap sesama, karena pandemi COVID-19 telah berdampak pada ekonomi dan sosial masyarakat.

baca juga: Penurunan PAD pada Perubahan APBD 2021, Bupati Tanah Datar: Belum Ada Penambahan Objek Pajak dan Retribusi

Pada Idul Adha 1442 Hijriah ini, Korpri Tanah Datar berkurban sebanyak 19 ekor sapi dan 2 ekor kambing yang didistribusikan kepada warga di daerah ini.

Pembagian daging kurban
Pembagian daging kurban

"Alhamdulillah, setiap tahun Korpri Tanah Datar konsisten menyumbangkan hewan kurban dalam merayakan Idul Adha ," ucap Ketua Korpri Tanah Datar Irwandi yang diwakili Sekretaris Suhermen.

baca juga: Update COVID Tanah Datar, Pasien Sembuh 148 Orang, Positif 4 Orang

Suhermen menyebut ibadah kurban dapat melatih umat untuk bisa berbagi dengan sesama. Semoga pahala peserta kurban yang notabene anggota Korpri Tanah Datar mendapat ridho dari Allah SWT.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha di lapangan
Pelaksanaan Shalat Idul Adha di lapangan

"Hewan kurban disembelih secara bergotong royong, dagingnya dibagikan kepada masyarakat yang patut mendapatnya," ujar Suhermen yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesra ini.

baca juga: Pendapatan Daerah Pemda Tanah Datar Pada APBD Perubahan 2021 Turun, Ini Tanggapan Fraksi DPRD Tanah Datar

Ia menjelaskan lokasi penyembelihan hewan kurban tersebar di 19 masjid atau musala di Tanah Datar dan dibagikan kepada warga sekitarnya.

Pertemuan kepala daerah dengan pemerintah pusat
Pertemuan kepala daerah dengan pemerintah pusat

Beberapa lokasi pemotongan hewan kurban adalah di Surau Annur Jorong Tanjuang Tangah, Nagari Tanjuang Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara, dengan hewan kurban 1 ekor sapi. Disini ada tujuh peserta kurban diantaranya Bupati Eka Putra, Ketua TP-PKK Ny Lise Eka Putra, dan Kepala Dinas PMDPPKB Nofenril.

Kemudian, di Masjid Muslim Jorong Sarasah, Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Tarab, dengan hewan kurban 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Disini ada sembilan peserta kurban diantaranya Wakil Bupati Richi Aprian, Wakil Ketua TP-PKK Ny Patty Richi Aprian, Kadis Pertanian Yulfiardi, dan Kabag Kesra Afrizon.

Di Mushalla Pertiwi Jorong Malana Ponco, Nagari Baringin, Kecamatan Limo Kaum, dengan hewan kurban 1 ekor sapi. Disini ada tujuh peserta kurban diantaranya Ketua Korpri Irwandi, Asisten Helfy Rahmi Harun, dan Kepala BKD Adrion Nurdal.

Di Mushalla Darul Ihsan Jorong Koto, Nagari Labuah, Kecamatan Limo Kaum, dengan hewan kurban 1 ekor sapi. Disini ada tujuh peserta kurban diantaranya Plh Sekda Edi Susanto, Kadis Kominfo Abrar, dan Kepala BKPSDM Jasrinaldi.

Di Masjid Nurul Amin Nagari Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas, dengan hewan kurban 1 ekor sapi. Disini ada tujuh peserta kurban diantaranya Staf Ahli Bupati Nuryeddisman, Asisten I Suhermen, dan Kabag Umum Suripto.

Dalam pemotongan hewan dan pembagian daging kurban , panitia menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dengan ketat seperti memakai masker, sarung tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Shalat Id Diizinkan di Masjid atau Lapangan

Warga Kabupaten Tanah Datar tidak dilarang melakukan Shalat Idul Adha 1442 Hijriah di masjid atau lapangan pada Selasa 20 Juli 2021.

Kepala Bagian Kesra Setdakab Tanah Datar Afrizon menyampaikan kebijakan tersebut berdasarkan Surat Edaran Gubernur Sumbar Nomor 16/ED/GSB-2021 tentang Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19 dan Maklumat, Taujihat dan Taushiyah MUI Provinsi Sumbar Nomor 003/MUI-SB/VII/2021 tanggal 12 Juli 2021.

Afrizon menjelaskan ada beberapa ketentuan yang harus dipatuhi masyarakat dan panitia Salat Id yakni harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Salat Id dan kutbah ditunaikan secara sederhana dengan membaca ayat-ayat pendek serta ringkas.

"Pengurus masjid atau panitia Salat Id harus membentuk tim relawan yang bertugas untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19, serta menyediakan masker bagi jamaah lupa membawa masker," tutur Afrizon.

Sekretaris MUI Kabupaten Tanah Datar ini mengharapkan masyarakat dapat melaksanakan Salat Id di lingkungan sendiri, sehingga tidak berbaur dengan masyarakat diluar lingkungan atau orang yang tidak saling kenal.

Kemudian, terkait pembagian daging kurban , Afrizon menyampaikan panitia dapat membagikan dengan mengantarkan langsung daging tersebut kepada penerima, namun jika tidak memungkinkan dapat dilakukan dengan pembagian jadwal sehingga masyarakat datang secara bergantian.

Sementara itu, Pemkab Tanah Datar tidak memfasilitasi pelaksanaan Shalat Id di sekitar Lapangan Cindua Mato Batusangkar karena sesuai arahan pemerintah pusat saat pertemuan virtual nasional yang dipimpin Presiden Joko Widodo pada Senin 19 Juli 2021.

Pada pertemuan tersebut diminta kepala daerah beserta jajaran untuk melaksanakan Shalat Id di rumah masing-masing. Bupati Eka Putra dan Wabup Richi Aprian melaksanakan Shalat Id di rumah dinasnya masing-masing.

Bupati Tanah Datar Eka Putra mengimbau masyarakat untuk merayakan Idul Adha 1442 Hijriah dengan kesederhanaan dalam menyikapi COVID-19 yang terus bertambah.

Bupati menyebut pelaksanaan Idul Adha di masa pandemi ini banyak hikmah yang bisa diambil. Salah satunya, umat Islam mendapat kesempatan untuk berbagi dan peduli sesama.

" Idul Adha momentum membangun semangat berkurban dengan ikhlas, meraih asa dalam ampunan dan keteguhan iman," tutur Eka.

Wabup Richi Aprian juga mengajak masyarakat untuk merayakan Idul Adha dengan sabar, berkurban dengan ikhlas, dan berdoa agar pandemi COVID-19 ini segera berlalu.

"Semoga Allah SWT menjadikan Kabupaten Tanah Datar , negeri yang madani berlandaskan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah," tutur Richi.

Bupati Eka dan Wabup Richi bersama warga siap mewujudkan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh, Tanah Datar Madani. (adv)

Penulis: Irfan Taufik | Editor: Khadijah