Cerita Tenaga Kesehatan RSUP M Djamil Padang Yang Menyaksikan Empat Kematian Sekaligus Akibat Covid-19

Muhammad Rizki saat berada di ruangan perawatan Covid-19
Muhammad Rizki saat berada di ruangan perawatan Covid-19 (Halbert Caniago)

KLIKPOSITIF - "Saya memohon kepada masyarakat, bantu kami dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat!"

Kata-kata itu terlontar dari seorang tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang , Muhammad Rizki (40).

baca juga: Pemerintah Harus Mitigasi Pelaksanaan PTM, DPR: PTM Penting, Meski Ditemukan Klaster Covid-19 di Sekolah

Lelaki yang sejak awal menangani pasien Covid -19 itu menuturkan bahwa dirinya sangat kewalahan menangani pasien sejak terjadinya lonjakan kasus di Sumatera Barat sejak dua bulan yang lalu.

"Hal yang paling membuat saya syok saat angka kematian meningkat. Saat itu saya masuk ke ruangan perawatan pasien dan ada empat orang meninggal dunia secara bersamaan," katanya.

baca juga: Seorang Ibu Rumah Tangga di Tanah Datar Positif COVID-19

Ia menuturkan, saat melihat satu orang meninggal dunia, ia langsung melakukan penanganan terhadap jenazah tersebut.

"Belum selesai yang satu jenazah itu saya tangani, sudah ada yang lain yang meninggal dunia lagi. Saat itu memang menjadi jam tugas yang cukup berat bagi saya," katanya.

baca juga: Honor Petugas Pemakaman Jenazah Covid-19 di Padang Dikurangi, DLH Sebut Ini Penyebabnya

Rizki menceritakan, ia sudah bertugas di bagian perawatan terhadap pasien Covid -19 di Rumah Sakit terbesar di Sumatera Barat itu sejak tahun 2020 lalu.

"Saya mulai ditugaskan di perawatan Covid -19 ini sejak awal-awal penyebaran virus di Sumatera Barat dan sampai saat ini masih terus melaksanakan tugas," katanya.

baca juga: DLH Sebut Sampah Medis di Padang Meningkat 27 Persen

Alasannya sederhana, saat ia menjadi seorang tenaga kesehatan, dirinya sudah disumpah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Sebagai seorang tenaga kesehatan, kami kan disumpah dan sumpah itu yang saya jalankan sampai saat ini," lanjutnya.

Rizki sangat bersyukur dirinya belum terpapar Covid -19 meskipun sejak awal telah berbaur dengan para penyitas di ruang perawatan Covid -19 RSUP M Djamil Padang .

"Alhamdulillah sampai saat ini belum terpapar, mudah-mudahan tidak," lanjutnya.

Rizki menuturkan, sebagai seorang tenaga kesehatan, agar tidak terpapar virus memang harus ekstra ketat dalam melaksanakan tugas.

"Kalau yang saya lakukan selama ini ya dengan berhati-hati menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan saat membukanya juga," lanjutnya.

Ia menuturkan bahwa dirinya memang sangat khawatir jika terpapar virus Covid -19 mengingat saat ini angka positifnya terus meningkat.

"Selama kita ketat melaksanakan protokol kesehatan, InsyaAllah tidak akan terpapar. Jadi kami mohon bantuan dari masyarakat agar melaksanakan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya," lanjutnya.

Menurutnya, jika masyarakat tidak melaksanakan protokol kesehatan dengan baik, angka positif Covid -19 akan tetap bertambah dan Tenaga Kesehatan yang bertugas akan semakin kewalahan.

"Saya hanya meminta itu saja dari masyarakat agar penyebaran virus ini dapat dihentikan dan kita bisa kembali kepada kehidupan yang seperti biasanya lagi," tutupnya.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Haswandi