PKSI Kota Solok Bantu Baju Hazmat Untuk Petugas BPBD

Penyerahan bantuan baju hazmat dari PKSI kepada petugas BPBD Kota Solok
Penyerahan bantuan baju hazmat dari PKSI kepada petugas BPBD Kota Solok (ist)

Solok Kota, Klikpositif - Petugas penyemprotan disinfektan sebagai salah satu garda terdepan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 perlu mendapat perhatian, terutama soal keamanan dan keselamatan dalam bekerja.

Setiap petugas yang melakukan penyemprotan diharuskan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa baju hazmat dan kelengkapan lainnya. Alasannya, penggunaan APD juga untuk melindungi diri dari paparan bahan kimia yang digunakan untuk membunuh virus.

baca juga: Gebyar Vaksin, Cara Kota Solok Wujudkan Herd Immunity

Dalam mendukung kinerja tim penyemprotan disinfektan Kota Solok , pengurus Persatuan Korfbal Seluruh Indonesia (PKSI) cabang Kota Solok memberikan bantuan berupa 20 set baju hazmat terhadap petugas BPBD Kota Solok .

Bantuan tersebut diserahkan langsung ketua PKSI Kota Solok , Teddy Safwan bersama sekretaris Yosmardo serta didampingi penasehat PKSI Herdiyulis, baju diterima oleh perwakilan BPBD kota Solok.

baca juga: Telkomsel dan Rumah Zakat Salurkan Bantuan APD hingga Sembako kepada Tenaga Kesehatan

Menurut Teddy, penyerahan bantuan itu merupakan sebuah bentuk kepedulian pihaknya sebagai masyarakat dan juga cabang olahraga PKSI Sumatra Barat dan Kota Solok .

"Ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap upaya penanganan Covid-19 di Kota Solok ," ungkap Teddy saat usai menyerahkan bantuan di kantor BPBD Kota Solok , Senin (2/8/2021).

baca juga: Tingkatkan Perekenomian Masyarakat, Pemko Solok Teken MoU Dengan Pegadaian

Terpisah, ketua PKSI Sumatra Barat, Erick Hariyona mengatakan, pihaknya akan terus berusaha semaksimal mungkin dalam membantu pemerintah dalam penanganan wabah.

"Kita tahu, wabah ini berdampak sangat besar terhadap pelaksanaan pemerintahan, pendidikan hingga ekonomi, tentu kita sangat ingin segera selesai dan kehidupan masyarakat kembali normal," tulisnya melalui pesan singkat.

baca juga: Gubernur Sumbar: Konsolidasi dan Persatuan Jadi Solusi untuk Hadapi Beban di Masa Pandemi

Editor: Syafriadi