Atlet Belarusia di Olimpiade Jepang Minta Suaka, Terbang ke Polandia Rabu Depan

Krystsina Tsimanouskaya dijaga polisi ketika berada di Bandara Haneda di Tokyo
Krystsina Tsimanouskaya dijaga polisi ketika berada di Bandara Haneda di Tokyo (net)

KLIKPOSITIF - Atlet Belarusia Krystsina Tsimanouskaya akan terbang ke Polandia setelah menolak permintaan negaranya untuk pulang ke Belarusia . Krystsina akan terbang ke Polandia pada Rabu, 4 Agustus setelah sebelumnya berada di Kedutaan Besar Polandia di Tokyo .

Sprinter itu mendapat visa kemanusian dari Pemerintahan Warsawa. Sebelumnya dia menolak perintah untuk pulang ke Belarusia . Krystsina sebelumnya menyatakan dia dipaksa oleh tim negaranya di Olimpiade Jepang untuk pulang setelah dia mengkritik staf pelatih.

baca juga: Perdana Dimasa Pandemi, Sumbar Berangkatkan 20 Pekerja Imigran ke Jepang

"Krystsina akan terbang dari Tokyo dengan penerbangan langsung ke Warsawa pada 4 Agustus, dalam kurun waktu dua hari," ujar Aleksandr Apeykin, Ketua Belarusian Sports Solidarity Foundation.

Dilansir dari Reuters, Opeykin mengatakan Krystsina telah menerima tawaran dari Kementerian Luar Negeri Polandia untuk meminta bantuan internasional. Dan telah menerima visa Polandia hari ini. "Kami membantu untuk tiketnya ke Warsawa," ujar Opeykin.

Krystsina diketahui berencana untuk meminta suaka kepada JErman atau Austria. "Dia atlet muda, suskes dan tentu saja dia ingin meneruskan karirnya. Tentu dia membutuhkan bantuan untuk latihan dan berkembang," ujar Opeykin.

baca juga: Usai Karantina 8 Hari, Kontingen Olimpiade Tokyo Akan Diundang ke Istana Negara

Awalnya Krystsina Tsimanouskaya akan bertanding di kelas 200 meter pada Senin 2 Agustus. Namun pada Minggu 1 Agustus, dia dibawa paksa ke bandara untuk kembali ke Belarusia .

Uni Eropa menyambut baik keputusan Polandia yang memberikan visa kepada Krystsina. Dan mengatakan atlet itu mendapat tekanan yang keras dan pemerintahan Belarusia di bawah Presiden Alexander Lukashenko.

baca juga: Greysia-Apriyani Raih Emas Olimpiade Tokyo, Muhaimin: Perjuangan yang Hebat

Editor: Ramadhani