Pemkab Pessel Percepat Penyaluran BLT Nagari Guna Menjaga Daya Beli Masyarakat

ilustrasi
ilustrasi (net)

PESSEL, KLIKPOSITIF- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat menjaga daya beli masyarakat dengan mempercepat serapan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), di daerah itu. Diantaranya melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

"Dan hingga kini realisasi penyaluran BLT Dana Desa kita telah mencapai 55 persen atau sekitar Rp 10 miliar dari total alokasi yang sebesar Rp 19 miliar," ungkap Kepala Dinas PMD-KB Pessel, Wendi usai Rapat Paripurna penandat anganan bersama Ranperda Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) di DPRD Pessel, Rabu 4 Agustus 2021.

Menurutnya, BLT Desa merupakan bagian dari PEN. Karena Percepatan BLT bertujuan untuk menjaga tingkat daya beli masyarakat, terutama saat terdampak Covid-19.

"Nah, dengan besarnya realisasi, kita harapkan dapat menjaga daya beli rumah tangga di Pesisir Selatan," terangnya.

Selain itu, penyaluran PEN lanjut Wendi juga selaras dengan pencairan Dana Desa dari pemerintah pusat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 yang hingga Juli tercatat sebesar 60 persen. Itu terdiri dari tahap I dan II.

Untuk tahun ini, BLT dibagikan pada 5.600 masyarakat kurang mampu terdampak pandemi Covid-19. Mereka tersebar di 182 nagari yang ada di Pesisir Selatan. Kriteria penerima juga semakin ketat, sehingga lebih tepat sasaran.

"Sedangkan tahap III diperkirakan pada September. Itu sekitar 40 persen. Begitu cair, kami minta nagari langsung merealisasikannya," terang Wendi.

Selain percepatan penyaluran BLT, sebut Wendi, guna menjaga daya beli dan daya saing masyarakat, pemerintah daerah juga memperbesar kesempatan padat karya dalam penggunaan Dana Desa.

Saat ini, porsi padat karya dalam struktur pembiayaan kegiatan dari Dana Desa mencapai 50 persen, dari sebelumnya yang hanya 30 persen saja. "Porsi itu berlaku untuk seluruh kegiatan pemeliharaan fisik," tutupnya.

Baca Juga

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Ramadhani