Pembangunan GSG Pariaman Baru 30 Persen, Pemda Cari Dana Rp14 Miliar lagi ke Pemerintah Pusat

,
, (Net)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Pembangunan Gor Pauh, Kota Pariaman menjadi Gedung Serba Guna (GSG) baru berjalan 30 persen dengan dana pusat senilai Rp5 milyar. Pemerintah kota Pariaman masih membutuhkan Rp14 milyar lagi untuk menuntaskan pembangunan tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertahanan Pariaman , Asrizal mengatakan pihaknya dalam minggu ini akan mengirimkan surat permohonan bantuan kepada 3 Kementerian untuk menyelesaikan yang terbengkalai tersebut.

baca juga: Begini Proses Pemakaman Jenazah Napi yang Terbakar di Lapas Tanggerang

"Saat ini kondisi pembangunan GSG itu sudah jalan 30 persen dengan anggaran 5 miliar rupiah. Hanya saja untuk pembangunan sesuai perencanaan masih butuh dana 14 miliar rupiah," ungkap Asrizal, Rabu 4 Agustus 2021.

Dalam perencanaan pembangunan GSG tersebut, kata Azrizal lagi, dilengkapi dengan taman serta penginapan.

baca juga: Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemko Pariaman Teken Mou Sekolah Penggerak dengan Kemedikbudristek

"Sehingga dapat digunakan untuk banyak kegiatan seperti diklat, olahraga, pelatihan, pesta, acara rapat dan kegiatan lainnya. Ini multi fungsi," jelas Asrizal.

Diketahui juga darinya, GSG itu juga dilengkapi dengan fasilitas kamar atau penginapan, dapur, restoran, ruang fitnes, belajar dan lainnya.

baca juga: 300 Orang Terdampak Pandemi di Pariaman Terima Zakat

"Saat ini pembangunan masih pada tahap rekontruksi bangunan lama (GOR). Jadi kami berupaya untuk mengejar tahap selanjutnya tentu dengan memohon batuan ke pusat karena APBD kita sulit untuk memenuhinya," sebut Asrizal.

Dalam minggu ini, kata Asrizal pihaknya akan meminta bantuan pada Kementerian Olah Raga, Kesehaan dan PU.

baca juga: Dua Atlet Kota Pariaman Ikuti PON XX di Papua

"Tidak hanya itu, perihal meminta bantuan pada Kementerian Kesehatan berkenaan degan saat ini masih situasi pandemi, GSG itu dapat digunakan sementara untuk isolasi pasien covid 19," tutur Asrizal.

Penulis: Rehasa | Editor: Eko Fajri