Bantu Mahasiswa Bayar UKT, Menkeu Anggarkan Rp 745,2 Miliar

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Pemerintah bakal memberikan bantuan uang kuliah tunggal (UKT) kepada 310.508 mahasiswa . Bantuan ini diberikan untuk membantu uang kuliah mahasiswa di masa pandemi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan untuk memenuhi program UKT, pemerintah menyiapkan anggaran sedikitnya Rp 745,2 miliar. Nantinya mahasiswa yang mendapatkan bantuan tersebut akan menerima Rp 2,4 juta per mahasiswa dengan batasan maksimal bantuan sebesar Rp 2,4 juta untuk tahun ajaran 2021-2022.

baca juga: Pemulihan Ekonomi Nasional Membaik, Menkeu: APBN Hadir di Hampir Seluruh Aspek Kehidupan Masyarakat

"UKT untuk membayar SPP Semester 3, 5, dan 7 tahun ajaran 2021-2022. Targetnya adalah 74 persen mahasiswa aktif dari 419.605 mahasiswa yang tidak atau belum menerima KIP (Kartu Indonesia Pintar) melalui rekening perguruan tinggi," kata Sri Mulyani dalam konfrensi pers.

Menku mengatakan mahasiswa dari kelompok yang terdampak tekanan ekonomi tidak harus di drop out (DO) atau dikeluarkan karena tidak mampu membayar uang kuliah pada semester ini. "Dengan bantuan ini, para mahasiswa terutama yang berasal dari kelompok yang orang tuanya mendapat tekanan ekonomi , mereka tidak sampai drop out hanya karena tidak bisa membayar uang kuliah pada semester ini," katanya.

baca juga: Hari Ini Harga Emas Turun Lagi, Rp 924 Ribu Per Gram

Sementara itu, Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan, mahasiswa yang memerlukan bantuan UKT bisa mendaftarkan diri ke pimpinan perguruan tinggi yang selanjutnya diajukan ke Kemendikbudristek. "Sama prosesnya sama dengan sebelumnya, penyaluran bantuannya kami akan mulai secara langsung ke perguruan tinggi masing-masing," katanya.

Selain UKT, pemerintah juga kembali melanjutkan bantuan kuota internet gratis mulai September hingga November 2021 kepada 26,8 juta siswa, mahasiswa, guru dan dosen.

baca juga: Kembali Naik, Emas Batangan Kini Dijual Rp 926 RIbu Per Gram

Editor: Ramadhani