Masih Banyak Persoalan, Bupati Solok Prioritaskan Pembangunan Daerah Pelosok

Bupati Solok, H. Epyardi Asda dan Athari Gauti Ardi mengunjungi nagari Sariak Alahan Tigo
Bupati Solok, H. Epyardi Asda dan Athari Gauti Ardi mengunjungi nagari Sariak Alahan Tigo (Ist)

Solok, Klikpositif - Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, masih menjadi pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan pemerintah Kabupaten Solok, terutama di daerah pinggiran yang terbilang jarang tersentuh pembangunan.

Seperti halnya di nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti. Akses jalan yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat dari nagari Talang Babungo menuju Sariak Alahan Tigo terbilang rusak parah.

baca juga: Raunis Roni Kembali Terpilih Pimpin F-Kuwas

Ditambah lagi, masyarakat di nagari ini masih belum bisa menikmati jaringan telekomunikasi yang sudah menjadi kebutuhan dasar. Aliran informasi dari dalam dan luar sulit dilakukan.

"Masyarakat kami belum menikmati adanya jaringan telekomunikasi," ungkap Wali Nagari Sariak Alahan Tigo, Burhanuddin, Rabu (11/8/2021) saat menerima kunjungan Bupati Solok, H. Epyardi Asda dan Anggota DPRD-RI, Athari Gauti Ardi.

baca juga: Buruh di Solok Tega Berbuat Tak Senonoh Kepada Anak Kandungnya, Alasannya Bikin Geleng-geleng Kepala

Kondisi tersebut sudah dialami masyarakat sejak lama, namun belum ada solusi dari pihak terkait. Termasuk kesulitan mengakses air bersih untuk kebutuhan warga.

"Kebutuhan air bersih di beberapa jorong di Nagari Sariak Alahan Tigo sangat sulit, terutama di jorong Sariak Ateh, kami minta bantuan kepada pemerintah daerah," ungkapnya menyampaikan keluhan masyarakat.

baca juga: Putra Solok Harumkan Nama Sumbar di STQH ke-XXVI Maluku Utara

Merespon hal itu, Anggota DPR RI Athari Gauty Ardi mengatakan, pembangunan daerah pelosok kabupaten Solok menjadi salah satu perhatiannya bersama Pemerintah Kabupaten Solok.

"Akses jalan menuju daerah ini memeang rusak parah, kami bersama Pemda Kabupaten Solok akan mencarikan solusi untuk membenahi kondisi jalan," papar politisi PAN itu.

baca juga: Empat Hari Terakhir, Kasus Covid-19 di Kabupaten Solok Nihil

Dibalik keluhan masyarakat itu, sejumlah bantuan sudah diterima masyarakat di nagari Sariak Alahan Tigo melalui program yang dibawa anggota DPR-RI, Athari Gauti Ardi, yakni program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan juga Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI).

"Alhamdulillah, ada sebanyak 42 rumah yang dibedah melalui program BSPS dan sejumlah pembangunan irigasi melalui program P3TGAI, semoga bermanfaat bagi masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Solok, H. Epyardj Asda menjelaskan, jalan merupakan infrastruktur penting yang harus dibenahi. Terutama di kawasan pinggiran, karena menjadi tumpuan masyarakat untuk perekonomian.

"kondisi jalan menuju nagari Sariak Alahan Tigo dulunya cukup bagus, sebelum masuk proyek PLTA, Tetapi semenjak proyek ini ada, jalan jadi rusak parah,"paparnya.

Pada dasarnya, kata Epyardi, Pemerintah Daerah senang dengan masuknya investor ditengah masyarakat, akan tetapi bila tidak membaw manfaat bagi masyarakat, akan sia-sia.

Epyardi meminta masyarakat untuk menagih kembali bila ada janji dari pihak yang melakukan pembangunan PLTA, bila mereka tidak memenuhinya, maka akan dilakukan pemanggilan. Hal ini sudah sangat merugikan masyarakat.

"Saya menyerahkan kepada masyarakat, apabila masyarakat merasa dirugikan tolong laporkan kepada pemda, akan kita tindak dan perkarakan bila melanggar hukum," tegasnya.

Bupati memerintahkan Dinas PUPR untuk mengisikan perbaikan jalan dari Nagari Talang Babungo menuju Sariak Alahan Tigo melalui Dana DAK pada tahun 2022.

"Saya berjanji setiap tahun akan ada pembangunan di Sariak Alahan Tigo, kalau tidak ada dana di Kabupaten akan kita carikan dari pusat termasuk melalui Ibu Athari Gauti Ardi Nantinya," bebernya.

Bupati juga menyinggung soal program bantuan eskavator di kecamatan di Kabupaten Solok. Menurutnya, dengan adanya alat berat di kecamatan akan membantu masyarakat untuk menangani bencana alam dan juga pembukaan akses jalan.

Editor: Syafriadi