Ini Aktivitas Vulkanik Terkini yang Dialami Gunung Marapi Sumbar

Gunung Marapi dari arah Taman Panorama Bukittinggi
Gunung Marapi dari arah Taman Panorama Bukittinggi (KLIKPOSITIF/Haswandi)

KLIKPOSITIF - Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumbar kembali menunjukan aktivitas tektoniknya, setelah lama diam dan cenderung stabil.

Dari data Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi periode pengamatan Jumat 13 Agustus 2021 mulai pukul 00.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB, tercatat adanya empat kali aktivitas di Gunung Marapi .

baca juga: Pendaki yang Jatuh di Gunung Marapi Dibawa ke Rumah Sakit Yarsi Padang Panjang

Petugas mencatat, Gunung Marapi sepanjang Jumat kemarin telah mengalami dua kali gempa tornillo dengan amplitudo 1 hingga 1,2 milimeter, dengan durasi 24-40 detik.

Tak hanya itu, aktivitas Gunung Marapi juga tercatat mengalami satu kali gempa vulkanik dangkal (VB) dengan amplitudo 1 milimeter dengan durasi 13 detik.

baca juga: Basarnas Sebut Pendaki yang Terjatuh di Gunung Marapi Masih Dalam Kondisi Sadar

Data juga menunjukan bahwa Gunung Marapi juga mengalami 1 kali gempa vulkanik dalam (VA) dengan amplitudo 1 milimeter, S-P 2 detik dan dengan durasi 9 detik.

Jika dibanding pada hari sebelumnya, atau periode pengamatan Kamis 12 Agustus 2021 mulai pukul 00.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB, Gunung Marapi hanya mengalami satu kali gempa tornillo dengan magnitudo 2,2 milimeter dan durasi 24 detik, serta mengalami 2 kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 1 milimeter, S-P = 1,8-2 detik, dengan durasi 12 detik.

baca juga: Terjatuh di Kawasan Cadas, Pendaki Gunung Marapi Mengalami Luka-luka di Bagian Kepala

Untuk diketahui, Gunung Marapi saat ini masih berstatus waspada atau berada di level II, yang diberlakukan semenjak 3 Agustus 2011. Dalam status ini, Gunung Marapi bisa saja mengalami erupsi atau letusan secara tiba-tiba.

Oleh karena itu, para pendaki, wisatawan atau masyarakat setempat, direkomendasikan untuk tidak berada di radius 3 kilometer dari kawah atau pusat erupsi, karena sangat berbahaya bagi keselamatan, jika sewaktu-waktu Gunung Marapi meletus.

baca juga: Tengah Malam, Pendaki yang Jatuh di Cadas Marapi Dilarikan ke Rumah Sakit

Editor: Haswandi