Kemendes PDTT Imbau Dana Desa Digunakan untuk Hal Ini

.
. (Net)

KLIKPOSITIF - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyiapkan tiga program prioritas penggunaan dana desa di masa pandemi khususnya pada tahun 2021. Tiga program ini untuk membangun desa yang berkelanjutan ke depannya.

"Terdapat tiga prioritas utama penggunaan dana desa untuk mencapai SDGs di tingkat desa tentu tak terlepas dari pemulihan ekonomi, program prioritas dan adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi," ujar Dirjen Pembangunan Desa dan Pedesaan PDTT Sugito, dalam webinar, Sabtu (14/8/2021).

baca juga: Banyak Faktor Pengaruhi Pemulihan Ekonomi Global, Menkeu: Salah Satunya Vaksinasi dan Dukungan Fiskal

Pertama, pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa. Kemendes melakukannya melalui pembentukan, pengembangan, dan revitalisasi bumdes dengan penyediaan listrik desa, pengembangan usaha ekonomi produktif, utamanya yang dikelola oleh Bumdes.

"Kedua program prioritas nasional sesuai kewenangan desa melalui pengembangan dengan pendataan desa, pemetaan potensi dan sumber daya, dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, pengembangan desa wisata untuk penguatan ketahanan pangan dan lainnya," paparnya.

baca juga: Kemenperin: Produk Olahan Singkong, Panganan dan Camilan Premium Digemari di Banyak Negara Eropa dan Amerika

Selanjutnya, prioritas penggunaan dana desa digunakan sebagai pemulihan ekonomi atau program di masa new normal.

"Adaptasi kebiasaan baru guna mewujudkan desa sehat dan sejahtera melalui anggaran desa aman Covid-19, diwujudkan melalui bantuan langsung tunai," ujarnya.

baca juga: Ini Syarat Rumah Subsidi Hingga Dokumen Pendukung yang Perlu Anda Tahu

Meskipun demikian dirinya menyampaikan untuk memperkuat adaptasi kebiasaan baru dan pemulihan ekonomi di desa, pelaksanaan pembangunan desa dilaksanakan secara padat karya.

"Dana desa adalah salah satu yang dimandatkan kepada kemendes untuk menyusun prioritas anggaran, dan di tahun 2021- 2022 masih digunakan untuk penanganan pandemi Covid dan tidak bergeser lebih jauh," pungkasnya

baca juga: Tercatat 76.617 Pelajar Ikuti Kompetisi Sains Madrasah Sejak Awal Tahun

Editor: Eko Fajri