Agar Pedagang Mau Tempati Pasar Kambang, Pemkab Pessel Janji Akan Renovasi Bangunan

Bangunan Pasar Kambang yang dibangun melalui dana TP pusat senilai Rp 5,8 miliar tak dihuni pedagang sejak selesai dibangun 2018 lalu
Bangunan Pasar Kambang yang dibangun melalui dana TP pusat senilai Rp 5,8 miliar tak dihuni pedagang sejak selesai dibangun 2018 lalu (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat mengakomodir keinginan pedagang untuk merenovasi bagian bagunan pasar Kambang sesuai kehendak yang dibutuhkan pedagang.

Kepala Bidang Perdagangan, Koperindag Pessel , Hendro Kurniawan mengaku, keberadaan pasar Kambang yang saat ini tidak dihuni pedagang karena konstruksi bangunan tidak sesuai dengan keinginanan pedagang.

baca juga: Turun Lagi, Harga Emas Batangan Hari Ini Rp 926 Ribu Per Gram

Sebab, konstruksi bangunan saat inidi bangunan tertutup. Padahal, pedagang ingin kondisi terbuka dan membuat pedagang dan pengunjung lebih mudah keluar masuk dan beraktivitas.

"Karena sudah dihibahkan, kita bisa merubah bentuknya. Nanti setelah itu kita rubah, mereka berjanji akan menempati," ungkapnya kepada KLIKPOSITIF , Rabu 25 Agustus 2021.

baca juga: Minyak Dunia Kembali Menguat, OPEC dan OPEC+ Putuskan Tingkatkan Produksi

Menurutnya, sebelumnya berbagai cara sudah dilakukan pihaknya agar bagunan pasar Kambang dihuni pedagang. Tapi, langkah itu tidak membuahkan hasil karena pedagang mengaku tidak nyaman dengan alasan sempit dan pengap.

Bangunan pasar Kambang dibangun melalui dana Tugas Pembantuan (TP) pemerintah pusat senilai Rp5,8 miliar. Pembangunannya dibangun tahun 2017 lalu, dan saat ini kondisi kian memprihatinkan.

baca juga: Pekan Pertama Desember, IHSG Dibuka Menguat Tipis

"Sesuai permintaan pedagang, mereka minta depan pasar pakai rolling. Kami akan anggarkan untuk itu, dan sekarang menunggu telaah staf dengan bupati dan kita harap akhir 2021 ini terlaksana," terangnya.

Lanjutnya, selain mengubah bentuknya, pihaknya berjanji juga bakal meningkatkan sarana dan prasarana lainnya untuk bisa dimanfaatkan pedagang dan pengunjung lebih nyaman, seperti kebutuhan air bersih dan listrik.

baca juga: Lemahnya Pengawasan OJK Sebabkan Menjamurnya Pinjol Ilegal, Komisi XI DPR: Apa Harus Presiden yang Turun Tangan?

"Nanti kita tambah juga dengan air dan listrik. Dan itu sebenarnya sudah kita benahi juga. Tapi, kenyamanan pedagang akan kita tambah lagi," tutupnya.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri