Dugaan Kebocoran Data Pribadi pada Aplikasi eHAC, Ini Komentar Kominfo

aplikasi eHAC
aplikasi eHAC (Net)

KLIKPOSITIF - Adanya kebocoran pada 1,3 juta data pengguna eHAC akhirnya ditanggapi oleh pemerintah. Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo ) menyatakan bahwa insiden dugaan kebocoran data pribadi pada aplikasi eHAC tidak mempengaruhi data yang terintegrasi dalam aplikasi PeduliLindungi.

"Dugaan insiden kebocoran data pribadi ini tidak mempengaruhi keamanan data pada aplikasi eHAC yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi, di mana penyimpanan data telah dilakukan di Pusat Data Nasional (PDN)," kata Juru Bicara Kementerian Kominfo , Dedy Permadi dalam keterangannya.

baca juga: Banyak Faktor Pengaruhi Pemulihan Ekonomi Global, Menkeu: Salah Satunya Vaksinasi dan Dukungan Fiskal

Dalam keterangan tersebut, Dedy menyebut bahwa Kominfo telah melakukan pertemuan dengan Kementerian Kesehatan dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk merespon kebocoran data pribadi tersebut.

Dalam pertemuan itu, Kemenkes mengatakan bahwa berdasarkan hasil penelusuran sementara, terdapat dugaan kebocoran data pada aplikasi eHAC lama yang sudah dinonaktifkan sejak 2 Juli 2021.

baca juga: Kemenperin: Produk Olahan Singkong, Panganan dan Camilan Premium Digemari di Banyak Negara Eropa dan Amerika

Saat ini, Kominfo mengatakan sedang mengambil langkah-langkah untuk merespons dugaan kebocoran data pribadi pengguna aplikasi eHAC.

"Sebagai tindak lanjut dari pertemuan, Kementerian Kominfo bersama dengan pihak-pihak terkait akan melanjutkan investigasi lebih mendalam terhadap dugaan insiden kebocoran data pribadi pada aplikasi eHAC," kata Dedy.

baca juga: Ini Syarat Rumah Subsidi Hingga Dokumen Pendukung yang Perlu Anda Tahu

Lebih lanjut, Dedy mengatakan bahwa Kominfo dan BSSN telah menyampaikan beberapa poin untuk ditindaklanjuti oleh Kementerian Kesehatan.

Utamanya, terkait dengan keamanan sistem elektronik, pencegahan insiden yang lebih besar, tanggung jawab hukum, dan kepatuhan terhadap aturan perlindungan data pribadi.

baca juga: Tercatat 76.617 Pelajar Ikuti Kompetisi Sains Madrasah Sejak Awal Tahun

Editor: Eko Fajri