Dishub Kominfo Sumbar Ingin Penggunaan Tanda Tangan Digital Dipercepat

ilustrasi tanda tangan
ilustrasi tanda tangan (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishub Kominfo ) Sumbar berharap program tanda tangan digital yang dicanangkan Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo ) bisa direalisasikan di Sumbar . Harapan itu sesuai dengan komitmen Pemprov Sumbar untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan publik.

Hal itu diungkap Amran, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika ( Kominfo ) Provinsi Sumbar . "Teknologi semakin canggih, untuk itu dengan perkembangan itu kita bisa memanfaatkan untuk memperbaiki layanan," katanya kepada KLIKPOSITIF , Jumat 16 Desember 2016 di Padang.

baca juga: 13 Orang Positif COVID-19 di Tanah Datar, 7 Warga Lintau Buo

Menurut Amran, tanda tangan digital bisa memangkas lamanya waktu dan ongkos pelayanan. Dalam pengurusan administrasi tidak harus bertemu langsung dengan pimpinan.

Contohnya dengan mengeliatnya UMKM di sumbar dan semakin tingginya permintaan izin usaha, perlu ada percepatan-percepatan dalam pelayanan publik yang menyangkut izin pimpinan daerah.

baca juga: Dinas Perdagangan Libatkan 50 Pemilik Usaha di Pasar Murah Ramadan

"Nah, dengan tanda tangan digital ini, pimpinan hanya tinggal kirim tanda tangan, urusan selasai, tidak harus bertemu dulu baru selesai urusan" sebutnya.

Amran berharap program ini bisa terealisasi secetnya di Sumbar . Tanda tangan digital dari segi waktu dan jarak lebih efektif dibandingankan dengan tanda tangan basah. Selain itu bisa menekan biaya dalam pengurusan adminstrasi. "Jarak tidak lagi jadi alasan pengurusan administrasi terlambat," katanya.

baca juga: Triwulan I, Ini Jumlah Kasus Diungkap Polres Tanah Datar

Menyambung harapan Amran, Kabid Kominfo Nurfitrisman mengatakan, di Sumatera hanya dua provisi baru kebagian yakni Palembang dan Medan. Sementara, untuk seluruh indonesia baru 9 provinsi.

"Kami telah melakukan komunikasi dengan pihak kementerian, mungkin karena mereka masih sibuk hingga saat ini belum ada jawaban, Medan sudah dapat pelatihan dari kementerian," katanya.

baca juga: Andre Rosiade: Pilkada Telah Usai, Mari Berkolaborasi Membangun Sumbar

Ia menjelaskan, tanda tangan digital hadir sebagai autentifikasi sebuah email atau surat digital, benar - benar dikirim oleh orang yang bersangkutan. Hal ini bertujuan agar tidak ada terjadi manipulasi pada surat elektronik. Karena dengan sistem tanda tangan digital ini dapat dilakukan pengecekan.

"Tanda tangan yang dimaksud dalam bentuk kode-kode tertentu yang diakui keabsahannya oleh undang-undang," sebutnya.

Ia menambahkan, dalam proseduralnya tanda tangan digital akan terkoneksi dalam satu sistem pelayanan transaksi pelayanan publik yang dikelola pemerintah pusat.

Untuk diketahui Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo ) menerbitkan tanda tangan digital. Untuk tahap sosialisasi, kementerian menerbitkan 10.000 tanda tangan digital yang akan disebar di seluruh Indonesia.

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Agusmanto