Empat Petani Milenial Solsel Ikuti Pelatihan di Bapeltan Jambi

Petani milenial Solok Selatan dan Kabupaten Solok saat mengikuti pelatihan di Bapeltan Jambi
Petani milenial Solok Selatan dan Kabupaten Solok saat mengikuti pelatihan di Bapeltan Jambi (Ist)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Empat orang petani milenial Solok Selatan ( Solsel ) bersama 23 orang petani milenial lainnya dari Sumatera Barat berkesempatan mengikuti pelatihan di Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi selama tiga hari, terhitung sejak tanggal 6 sampai 8 September 2021.

Keempat Petani milenial tersebut yakni Darul Ilmi dengan usaha peternakan kambing, Nofridelwan Cabe, Ziko Naputra Ilham peternakan itik dan Sefri Andani Petani Jagung.

baca juga: Tingkatkan Kualitas Pemilu, Bawaslu Solsel Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif

Mantan Korwil Duta petani milenial (DPM) dan Duta Petani Andalan (DPA) Sumbar yang saat ini menjadi Badan pengurus harian DPM/DPA Pusat Bidang perkebunan Attila Madjidi mengatakan terpilihnya keempat petani milenial asal Solok Selatan tersebut telah melewati beberapa seleksi dan ditetapkan sebagai DPM berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian RI nomor 434/KPTS/SM.020/M/8/2021 tanggal 4 Agustus 2021 tentang duta petani milenial dan duta petani andalan pembangunan.

"Bertani itu keren, pertanian terbukti mampu menjadi bumper ketika sektor lain terpuruk. Sehingga anak muda perlu dukungan untuk bertani, baik secara on farm maupun off farm, menjadi wirausahawan pertanian," kata Attila Madjidi

baca juga: Pengurus dan Kader Solid, DPD PAN Target Enam Kursi DPRD Pada Pemilu 2024

Menurutnya, sudah tidak zamannya lagi anak muda malu untuk bertani, sebab ketertarikan anak muda untuk menekuni dunia pertanian saat ini telah mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah didampingi dan difasilitasi.

Saat ini katanya, sedang dilaksanakan Pelatihan Kewirausahaan Pertanian bagi Petani Milenial secara serentak di seluruh Indonesia dan tersebar di tiga puluh empat provinsi.

baca juga: Usai Lantik PAW Anggota DPRD Solsel, Zigo: Setelah Dilantik Harus Rajin Ke Kantor

"Salah satu bukti keseriusan pemerintah, diawal perekrutan DPM/DPA tahun 2019 hanya 13 orang, pada tahun 2020 menjadi 67 orang dan pada tahun 2021 meningkat menjadi 2182 dengan target 2,5 juta DPM DPA pada tahun 2024," katanya

Dia melanjutkan mereka yang ditetapkan sebagai DPM adalah berusia 17 sampai 39 tahun dan DPA berusia 39 tahun keatas adalah petani yang menginspirasi, sukses di usaha pertaniannya dan mampu memotivasi anak muda lainnya.

baca juga: Afri Nofiardi Dilantik Sebagai PAW Anggota DPRD Solsel

Indonesia imbuhnya, akan menapaki dunia pertanian yang maju mandiri dan modern sehingga dibutuhkan regenerasi petani kemudian usaha tani yang luas dan penggunaan teknologi pertanian.

"Selama ini petani kita sukses dibudidaya tetapi sulit untuk memasarkan produk, untuk itu perlu diarahkan untuk menjadi wirausahawan pertanian sehingga tidak lagi terkendala saat memasarkan produk mereka," katanya

Penulis: Kamisrial | Editor: Haswandi