Ratusan Peserta Bimtek Jitu Pasna Sajikan Infografis Kebencanaan

Peserta Bimtek Jitu Pasna
Peserta Bimtek Jitu Pasna (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pada era banjir informasi ini, masyarakat memiliki keterbatasan waktu dan energi untuk memahami maupun membaca informasi yang disampaikan.

Untuk itu, infografis kebencanaan dinilai lebih efektif menyampaikan informasi karena elemen visualnya lebih mudah dipahami.

baca juga: Gubernur Berharap Pemda Lahirkan Kebijakan Penanganan dan Pengelolaan Sampah

Infografis adalah bentuk visualisasi data yang menyampaikan informasi kompleks kepada masyarakat agar dapat dipahami dengan lebih mudah dan cepat.

Hal tersebut disampaikan Rurid, salah seorang fasilitator Bimtek dari MCS Jakarta saat kegiatan Hitung Cepat Jitu Pasna yang diselenggarakan di Imelda Hotel dari tanggal 8 hingga 11 September 2021.

baca juga: Audy Optimis, 2022 Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Capai 5 Persen

Sebanyak 120 peserta pada hari terakhir Bimtek Hitung Cepat Jitu Pasna Angkatan III diajari membuat infografis kebencanaan sesuai standar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Tujuan kita harus menguasai pembuatan infografis dalam kerja Tim Jitu Pasna antara lain agar dapat menjelaskan data yang dikumpulkan dari lapangan menjadi lebih mudah," jelas Rurid.

baca juga: Kota Solok Bakal Terima Kucuran Dana Belasan Miliar Dari Pemprov Sumbar

Sebab, infografis mengkomunikasikan pesan data yang kompleks menjadi lebih sederhana. Untuk itu, infografis harus dipresentasikan menjadi informasi yang singkat dan mudah dipahami.

"Daya tarik visual infografis bisa berupa grafis yang bertema ataupun referensi (ikon dan simbol), serta dikombinasikan dengan pemilihan warna yang menggambarkan data kondisi lapangan. Misalnya, kita bisa memilih warna merah sebagai simbol data kondisi lapangan yang gawat/kondisi parah. Warna kuning untuk kondisi sedang, dan seterusnya," ujarnya.

baca juga: Akselerasi Smart City, Lima Daerah Kerjasama dengan BNI

Di dalam infografis kebencanaan terdapat judul sesuai temanya, disusun dengan alur cerita yang mengalir, dan jangan lupa bubuhkan tanggal produksinya sebagai referensi aktualitas.

"Data dan fakta yang sudah susah payah dikumpulkan kawan-kawan Jitu Pasna, saatnya diolah semenarik mungkin dalam infografis. Nantinya, infografis itu akan didistribusikan kepada pihak terkait melalui website dan whatsapp dan sebagainya," ujar Rurid.

Usai pemaparannya sore itu, Rurid lantas meminta peserta membentuk kelompok membuat infografis sesuai tema yakni tema gempa, tema banjir, tema longsor. "Saya minta teman-teman mengumpulkan infografis kelompoknya paling telat jam 12 malam ini," tutup Rurid yang disambut antusias peserta.

Sabtu pagi (11/9/2021), hari terakhir bimtek, peserta Jitu Pasna (Pengkajian Kebutuhan Pascabencana), tak sabar mempresentasikan hasil olahan infografisnya. Satu per satu infografis tampil dan disampaikan. Hasilnya memang tidak mengecewakan. Infografis yang dibuat peserta sudah bagus-bagus dan sesuai standar yang diajarkan.

Editor: Joni Abdul Kasir