Beberapa Kali Mutasi dan Rotasi Sejumlah Pejabat, Bupati Pasbar: Tidak Ada Tekanan Politik

Belasan pejabat eselon III dan IV yang dilantik di ruang auditorium kantor Bupati Pasaman Barat, Selasa (14/9/2021) malam
Belasan pejabat eselon III dan IV yang dilantik di ruang auditorium kantor Bupati Pasaman Barat, Selasa (14/9/2021) malam (Irfansyah Pasaribu)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi menyebutkan terkait beberapa kali mutasi dan rotasi sejumlah pejabat di daerah itu tidak dipengaruhi tekanan politik.

"Ini upaya kita untuk membangun Pasaman Barat, memang ada yang naik jabatan dan ada yang turun, saya minta maaf, tak ada yang nonjob karena politik," sebut Hamsuardi dihadapan belasan pejabat eselon III dan IV usai dilantik, Selasa (14/9/2021) malam.

baca juga: Dorong Pertumbuhan Kredit, BI Perpanjang DP 0% Kendaraan Bermotor dan Properti Hingga 2022

Menurutnya mutasi jabatan dan rotasi jabatan adalah hal yang biasa dalam pemerintahan. Hal itu dilakukan untuk mencari posisi atau formasi kearah yang lebih baik untuk menjalan visi misi kepala daerah .

Untuk itu ia berharap bagi sejumlah pejabat yang telah dilantik agar bisa menjalankan tugas dan fungsi nya masing-masing sesuai kewenangan yang telah diberikan.

baca juga: Fraksi PKS Dukung ASEAN Ambil Sikap Tegas terhadap Junta Myanmar

"Saya sangat berharap kerjasama nya, mari kita bekerja dengan sebaik-baik nya untuk Pasaman Barat. Sebab harapan masyarakat sangat banyak terhadap kita," harapnya.

Ia mengungkap sejauh ini banyak janji-janji yang telah ia ucapkan sebagai bupati kepada masyarakat. "Mari dan saya minta tolong untuk wujudkan itu, apalagi sudah dituangkan dalam RPJMD dan agar bekerja sesuai visi misi," ungkapnya.

baca juga: Presiden Pasang Target 70 Persen Penduduk Sudah Divaksin Pada Akhir 2021

Hamsuardi juga menekankan agar para pejabat harus sesuai dengan background visi misi dalam bekerja. "Tak boleh yang lain, sebab ini bermula dari janji dan telah dituangkan dalam RPJMD dan mari baca sesuai posisi masing-masing untuk mewujudkan itu," tegasnya.

Baginya kenyamanan masyarakat yang paling utama dan sebagai pemimpin kata dia setiap kebijakan yang diambil akan dipertanggung jawabkan kelak dihadapan Yang Maha Kuasa.

baca juga: Penamaan Jalan dengan Nama Tokoh Turki, HWN: Tidak dengan Nama Mustafa Kemal Attatur

"Ini akan kita pertanggungjawabkan sebagai pemimpin, ini harus diingat -ingat bagi pejabat yang disumpah. Jangan kejar tunjangan, yang diingat itu bagaimana kita berbakti ke masyarakat, sebab banyak yang masih kita kejar," terangnya.

"Mohon dikerahkan seluruh pikiran dan waktu untuk membantu kami. Mohon banyakkan waktu, mari kita sungguh - sungguh, masyarakat menunggu kita dan kebijakan Hamsuardi dan Risnawanto," sambungnya.

Ia juga menambahkan sewaktu kampanye banyak janji yang disampaikan dan hal itu akan ditagih oleh masyarakat terkait sejauh mana janji ditepati yang telah diucapkan.

"Ingatkan saya terhadap janji, agar tidak ditanya nanti oleh Yang Maha Kuasa. Tahun ini InshaAllah akan kita mulai membangun, tahun dulu tak ada membangun, tahun ini kita mulai membangun meski ditengah pandemi," tutupnya.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Eko Fajri