Dilantik Sebagai Ketua IPADI Sumbar, Nurhasan Syah Bertekad Maksimalkan Bonus Demografi

Ketua Ikatan Praktisi dan Ahli Demografi Indonesia (IPADI) Nurhasamsat
Ketua Ikatan Praktisi dan Ahli Demografi Indonesia (IPADI) Nurhasamsat (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Ketua Ikatan Praktisi dan Ahli Demografi Indonesia (IPADI) terpilih Nurhasan Syah mengatakan meskipun Sumbar sudah mulai memasuki bonus demografi sejak dua tahun terakhir, namun manfaatnya belum dirasakan.

"Karena sejak dua tahun terakhir ini kita semua menghadapi Pandemi Covid-19. Meskipun banyak yang usia produktif (bekerja) namun dampaknya tidak begitu dirasakan. Sebab, saat Pandemi ini cukup banyak yang kehilangan pekerjaan, ada yang wfh, ada yang dirumahkan," jelasnya usai dilantik sebagai ketua IPADI Sumbar oleh Ketua IPADI Pusat Sudibyo Alimoeso, Rabu (15/9) di Aula BKKBN Sumbar.

baca juga: Gubernur Sumbar: Sasaran Intervensi Penurunan Stunting Harus Jelas dan Terukur

Nurhasamsat yang kesehariannya berdinas di Universitas Negeri Padang ini berkomitmen akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan semua jajaran internal, hingga stakeholder IPADI.

"Dalam waktu dekat saya akan koordinasi dan konsolidasi karena IPADI Sumbar sudah cukup lama stagnan. Ke depan kami juga akan laksanakan rapat kerja dan sudah koordinasi juga dengan Kapper," ulasnya.

baca juga: Muhadjir Effendy: Pembangunan SDM Menuju 2045 Bukan Hal Sederhana

Ia menyebutkan banyak persoalan yang akan dituntaskan, mulai dari angka stunting yang masih tinggi, hingga yang paling krusial bonus demografi . Kedepan bagaimana caranya agar bonus demografi ini bisa diperoleh maksimal.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ) Sumbar Fatmawati berharap dengan dilantiknya kepengurusan IPADI periode (2021-2024) akan memberikan kontribusi atau sumbangsih, saran terhadap BKKBN .

baca juga: Angka Kehamilan Meningkat Selama Pandemi, Politisi Golkar: Ini Harus Kita Tanggapi Serius

"Terutama masalah kependudukan, secara general Program bangga kencana. Sebab bagi BKKBN , bangga kencana merupakan sesuatu yang menjadi tujuan kita," ujar Fatmawati usai menghadiri pelantikan ketua dan jajaran IPADI Sumbar.

Menurutnya, pembangunan kependudukan dan keluarga berencana membutuhkan peran IPADI dari ahli demografi memberikan masukan, langkah-langkah strategis agar bagaimana caranya indikator yang ada dapat tercapai.

baca juga: Program Vaksinasi Massal, Anggota DPR Ade Rezki dan BKKBN Minta Ibu Hamil Segera Vaksin

"Kita di Sumbar masih banyak pr, usia perkawinan masih belum bagus, unmetneed masih tinggi, terkait lansia dan lainnya, belum lagi angka kelahiran yang juga naik sejak Pandemi ini," tuturnya.

Editor: Joni Abdul Kasir