Tiga Makam Bocah di Nagari Surian Solok Dibongkar, Ini Penyebabnya

Proses penggalian makam
Proses penggalian makam (Ist)

Solok, Klikpositif - Tiga makam bocah kakak beradik di Jorong Pasa Nagari Surian Kabupaten Solok dibongkar tim kepolisian Polres Solok Selatan , Rabu (15/9/2021).

Penggalian makam dipimpin langsung Wakapolres Solok Selatan, Kompol Yonis Fendri dan melibatkan ahli forensik dari SR Ahma Mochtar, dr.Rosmawaty.M.Keb (For).S.pF dan belasan dokter lainnya.

baca juga: AKBP Apri Wibowo Resmi Jabat Kapolres Solok

Informasi yang dihimpun Klikpositif, ekshumasi dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban yang diduga meninggal keracunan.

Ketiga korban masing-masing, Dafa Saputra (8), Muhammad Fadil (6) dan Muhammad Hadis (2). Ketiganya tercatat sebagai warga Jorong Kampung Palak Nagari Pasir Talang Selatan, Kabupaten Solok Selatan dan dimakamkan di nagari Surian, Kabupaten Solok.

baca juga: Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Batang Lembang Solok

Kegiatan pembongkaran makam turut dikawal oleh Kapolsek Pantai Cermin, Iptu Haryoto dan jajaran.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, pembongkaran makam untuk kepentingan penyelidikan.

baca juga: Dilaporkan Rampas Tanah Warga, Dodi Hendra : Tanah Itu Saya Beli

"Pembongkaran untuk menemukan penyebab meninggalnya ketiga korban," ungkapnya Rabu (15/9/2021) seperti dilansir Katasumbar.com (jaringan Klikpositif)

Dijelaskannya, otopsi langsung dilakukan di dekat makam, sejumlah sampel dari jenazah telah diambil tim forensik dan dibawa ke RS Bhayangkara Padang.

baca juga: Baru Dilahirkan, Bayi Perempuan Ditinggal Ibunya dekat WC di Air Dingin Solok

"Hasil otopsi terhadap tiga jenazah anak tersebut belum diketahui, masih menunggu proses," tambahnya.

Sebelumnya, Kasatreskrim Polres Solok Selatan , AKP Dwi Purwanto mengatakan, ketiga korban diduga meninggal karena keracunan.

Namun, hasil pemeriksaan sampel makanan oleh BBPOM di Padang, diketahui sampel makanan tidak mengandung racun.

"Kita telah menerima hasil pemeriksaan sampel makanan, dan dilakukan pembongkaran makam untuk penyelidikan forensik terkait penyebab pasti kematian korban," paparnya.

Editor: Syafriadi