Karena Pandemi, Target PAD Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Berkurang Lebih 50 Persen

.
. (Net)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) yang dibebankan kepada Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang dikurangi lebih dari 50 persen dari target yang diberikan sebelumnya.

"Awalnya, target kita Rp4,5 Miliar, tetapi karena pandemi direvisi menjadi Rp1,5 miliar, hingga saat ini sudah masuk Rp700 juta dan kami optimis bisa memenuhi target," kata Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Kota Padang , Gus Wardi.

baca juga: Sampuran Rajo Panjang, Wisata Alam yang Baru Ditemukan di Situak Pasaman Barat

Menurutnya, sumber pendapatan berasal berasal dari UPTD Tempat Pelelangan Ikan TPI Muaro Anai yang memiliki usaha pabrik es untuk memenuhi kebutuhan es batang bagi nelayan saat melaut.

"Saat ini ada dua mesin pembuat es yang aktif. satu unit dengan kapasitas produksi 30 ton dan satu lagi dengan kapasitas 15 ton," lanjutnya.

baca juga: Ada Gelandang Muda Semen Padang FC Saat Timnas U-23 Kalahkan Tajikistan 2-1

Selain itu, menurutnya PAD yang diperoleh juga berasal dari sentra pengolahan hasil perikanan yang berlokasi di Kelurahan Pasia Nan Tigo.

"Kemudian berasal dari sentra pengolahan hasil perikanan yang berlokasi di Kelurahan Pasia Nan Tigo, Keamatan Koto Tangah," katanya.

baca juga: Pemko Pariaman Sulit Tarik Investor Karena Belum Miliki RIPM

Ia mengatakan bahwa sumber pendapatan lainnya juga diperoleh dari Balai Benih Ikan yang berada di Kecamatan Bungus Teluk Kabung yang menghasilkan benih ikan mulai dari nila, lele dan patin.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Eko Fajri