Tinjau Kebakaran Pasar Kambang, Bupati Pessel Janjikan Hal Ini untuk Pedagang

Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar saat meninjau korban kebakaran pasar Kambang
Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar saat meninjau korban kebakaran pasar Kambang (Kiki Julnasri/Klikpositif.com)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Bupati Pesisir Selatan ( Pessel ), Rusma Yul Anwar mengupayakan pedagang yang toko serta komoditi dagangan yang terbakar di Pasar Kambang segera bisa berusaha kembali.

Bupati Pessel , Rusma Yul Anwar mengaku, berduka atas kejadian yang menimpa pedagang pasar Kambang. Pasalnya, kejadian besar untuk kedua kalinya dengan kerugian besar, setelah peristiwa Maret 2021.

baca juga: Sampuran Rajo Panjang, Wisata Alam yang Baru Ditemukan di Situak Pasaman Barat

Setidaknya, jumlah dampak kebakaran ini jauh lebih banyak dan mencapai 17 unit petak toko dan rumah. Sementara Maret 2021, hanya 11 petak toko.

Menurut Bupati, hal ini akan menjadi perhatian dan Pemkab akan mencari cara terhadap kerugian yang dialami pedagang, terutama untuk bangunan dan modal supaya bisa berusaha kembali.

baca juga: Ada Gelandang Muda Semen Padang FC Saat Timnas U-23 Kalahkan Tajikistan 2-1

"Mungkin untuk membantu kemudahan dalam peminjaman ke Bank. Lalu, nanti untuk pembiayaan pembangunan, kita lakukan pendekatan ke pihak ketiga atau bisa ke provinsi," ungkap Rusma Yul Anwar saat mengunjungi korban kebakaran pasar Kambang, Jumat 24 September 2021.

Dalam kunjungannya, untuk kebutuhan dasar selain sembako, Bupati Pessel juga menyerahkan bantuan logistik berupa pakaian dan selimut bagi korban.

baca juga: Boyong Dua Perak PON Papua,Andre Rosiade Sambut dan Jamu Rombongan Karateka Sumbar

Sementara, untuk bantuan lainnya, Bupati masih melakukan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk bantuan dari Baznas untuk pemulihan awal bangunan yang terbakar.

"Untuk relokasi petak toko akan kita bicara dengan Koperindag dan kawan yang lainnya, apa yang harus kita lakukan," terangnya.

baca juga: Pengurus dan Kader Solid, DPD PAN Target Enam Kursi DPRD Pada Pemilu 2024

Kesempatan itu, untuk pedagang pihak nya mengingatkan, untuk selalu waspada, terutama masalah kelistrikan dan perawatan serta menjaga supaya tidak menimbulkan kebakaran .

"Jangan seolah-olah semua sudah aman dengan yang terpasang. Sementara, perkembangan kelistrikan itu sudah berubah," terangnya.

Lanjutnya, persoalan kelistrikan ini harus menjadi perhatian bersama, begitupun PLN sebagai leading sektor dalam menanganinya.

"Mungkin nanti, secara bersama kita lakukan dengan mengajak PLN mencari jalan keluarnya," pungkas bupati.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Ramadhani