Lakukan Penguatan di Tengah Pandemi, Bunda PAUD se-Kota Payakumbuh Ikuti Bimtek Penguatan Pokja

Lakukan Penguatan di Tengah Pandemi, Bunda PAUD se-Kota Payakumbuh Ikuti Bimtek Penguatan Pokja
Lakukan Penguatan di Tengah Pandemi, Bunda PAUD se-Kota Payakumbuh Ikuti Bimtek Penguatan Pokja (Ade Suhendra)
PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF --

Bunda PAUD se- Kota Payakumbuh ikuti Bimbingan Teknis ( Bimtek ) Penguatan Pokja, Jumat 24 September 2021 di Aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh . Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bunda PAUD Kota Payakumbuh Henny Riza Falepi selaku pembina.

Henny mengatakan kegiatan yang berlsngsung sejak 23-25 September 2021 tersebut dilaksanakan untuk peningkatan kapasitas penyelenggaraan PAUD di Kota Payakumbuh . Menurutnya tumbuh kembang anak usia dini harus diprioritaskan sebagai investasi terbaik dalam siklus kehidupan manusia yang menjadi landasan sekaligus menentukan perkembangan anak selanjutnya.

baca juga: Gelar Vaksinasi Gelombang I, Puluhan Warga Ikuti Vaksinasi di Kantor Satpol PP Payakumbuh

"Untuk itu, layanan Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD yang menggabungkan proses asah, asih, asuh sebagai upaya untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak yang dilakukan secara terpadu agar dapat tumbuh dan berkembang sesuai prinsip holistik," katanya.

Ia menjelaskan bahwa sebagai Bunda PAUD agar dapat mengoptimalkan peranan Bunda PAUD sebagai sosok panutan atau figur dan tokoh utama yang bekerja sebagai pendukung yang dapat menunjukkan kepedulian kepada Pendidikan Anak Usia Dini. Sebab dikatakannya peranan Bunda PAUD sangat urgent dan sangat dibutuhkan dalam menggerakkan semua pihak melalui kepedulian dan pemberdayaan peran serta masyarakat dalam mendukung Satuan PAUD untuk melakukan upaya penguatan pembelajaran terutama di masa pandemi COVID-19 saat ini.

baca juga: Setelah Pemprov NTB, Kini Kabupaten Bener Meriah Aceh Belajar ke Kota Payakumbuh

"Melalui kegiatan Bimtek ini nantinya dapat memberikan pengetahuan bagi tenaga pendidik PAUD bahwa anak usia dini tidak hanya diberikan dalam satu bidang pendidikan saja. Tetapi juga perlu memberikan pelayanan mencakup kebutuhan yang berkaitan dengan kesehatan dan gizi, pola pengasuhan dan perlindungan bagi anak usia dini," kata Henny.

Lebih lanjut dijelaskannya melalui Bimbingan Teknis Penguatan Pokja Bunda PAUD tersebut juga dapat menjadi sarana untuk mengoptimalkan peranan Bunda PAUD dalam mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas. Kemudian juga dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk terus mendukung Lembaga PAUD dan para orang tua juga tetap melakukan pembelajaran serta stimulasi perkembangan anak usia dini, baik melalui kegiatan tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan maupun pembelajaran dari ruma.

baca juga: Lakukan Akselerasi Vaksinasi, Wali Kota Riza Falepi Ajak Tokoh Agama, Politisi, dan Tokoh Masyarakat Sukseskan Vaksinasi Sapu Jagat

Sementara itu, Kabid PAUD dan PNFI Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Syafni Hasni mengatakan , kegiatan Bimtek tersebut diadakan untuk memberikan pengetahuan dan sinkronisasi Program Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan Se Kota Payakumbuh . Dimana saat ini satuan PAUD Payakumbuh yang terdaftar di Dapodik ada sebanyak 143 satuan.

"Diharapkan pelayanan dari satuan pendidikan bisa secara maksimal dan optimal diperoleh oleh anak usia dini. Sebab Pemko Payakumbuh juga telah memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidiknya yang dibuktikan dengan adanya dana insentif bagi tenaga pendidik PAUD sebesar Rp450 ribu hingga Rp850 perbulan sesuai dengan syarat yang ditentukan bagi tiap penerimanya," kata Syafni Hasni.

baca juga: Pemko Payakumbuh Sosialisasikan Program Beli Rumah dan Disubsidi Rp40 Juta, Ini Syaratnya

Selain itu, ia menambahkan bahwa di tengah pandemi COVID-19 aktivitas di setiap satuan PAUD menurun. Tapi kondisi tersebut dikatakannya menjadi momen satuan pendidikan PAUD untuk terus meningkatkan kualitasnya.

"Kalau nanti pandemi ini berakhir maka kita tidak canggung lagi dan kita harus memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita melalui PAUD yang berkualitas. Namun hal ini tentu tidak mudah karena memang harus diperlukan kerjasama kita semua," ujarnya.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Khadijah