Video Pemukulan Siswa Berseragam SMP di Pasaman Barat Viral di Facebook

screenshot aksi pemukulan
screenshot aksi pemukulan (Facebook)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Video pemukulan seorang siswa yang berseragam Sekolah Menengah Pertama (SMP) beredar dan viral di Facebook. Video itu pertama kali diunggah oleh akun Facebook Adi Abadi Adi di grup Mata Rakyat Pasaman Barat II dengan judul 'tolong di proses secara hukum, Pasbar Aia Gadang SMP 4'.

Dalam video berdurasi 2,50 menit itu nampak seorang siswa berpakaian SMP dipukuli dua orang sebayanya. Pelaku yang satu nya berpakaian biasa dan seorang lagi masih berseragam sekolah.

baca juga: Sampuran Rajo Panjang, Wisata Alam yang Baru Ditemukan di Situak Pasaman Barat

Dalam video terdengar suara yang ingin melerai pemukulan. "Jan sato leh, iko urusan ambo (jangan ikut ini urusan saya)," jawab pelaku kepada orang yang melerainya.

Video berdurasi 2,50 menit merekam pengeroyokan di jalan hingga ke perkebunan kelapa sawit. Terlihat pelaku memukuli korban hingga tersungkur. Sedangkan korban terlihat berupaya mengelak dari pukulan tanpa melakukan aksi perlawanan sekali pun. Beberapa siswa lain tampak melintas di jalan tersebut, namun tidak ada yang berani menghentikan aksi tersebut.

baca juga: 27 Kilogram Ganja Dimusnahkan di Halaman Kantor Bupati Pasaman Barat

Hingga pukul 13.27 WIB, video yang diunggah pada Sabtu (25/09/2021) dini hari itu telah dibagikan 2,7 ribu kali, serta telah menuai lebih dari 2,1 ribu komentar. Mayoritas warganet menyesalkan terjadinya aksi pemukulan tersebut.

Kepala Polisi Resor Pasaman Barat , AKBP M Aries Purwanto melalui Kasat Reskrim Polisi Resor Pasaman Barat , AKP Fetrizal membenarkan jika peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat .

baca juga: Tidak Mempermalasahkan Apa Komentar Netizen Terhadap Dirinya, Baim Wong : Saya Sih Gak Apa-apa

"Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (21/9/2021) sekitar jam 12.00 WIB. Hari Senin (25/9/2021) akan dipanggil siswa yang bersangkutan, dan kami sudah datangi sekolah-sekolah yang bersangkutan," kata AKP Fetrizal kepada KLIKPOSITIF melalui pesan WhatsApp, Sabtu (25/9/2021).

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Haswandi