Penampakan 3 Harimau di Perkampungan Solok Selatan, Ini Kata Balai TNKS Sektor Batang Suliti

.
. (KLIKPOSITIF/Haswandi)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Seksi Wilayah IV Sektor Batang Suliti Sumarto membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari warga Sungai Puah Nagari Persiapan Balun Kecamatan KPGD Solok Selatan ada seekor harimau mendekati perkampungan yang berbatasan langsung dengan kawasan TNKS tersebut.

"Iya, Seminggu yang lalu kami mendapatkan laporan dari Mitra TNKS , bahwasanya kepala jorong sungai Puah melihat seekor harimau mendekati perkampungan", kata Sumarto

baca juga: Fraksi PKS Dukung ASEAN Ambil Sikap Tegas terhadap Junta Myanmar

Mendapatkan laporan tersebut imbuhnya, kepada warga sekitar pihaknya menyarankan agar membuat bunyi-bunyian untuk mengusir harimau tersebut agar kembali ke hutan.

"Kita di TNKS ada tahapan tertentu dalam mengambil tindakan jika ada satwa yang dilindungi mendekati perkampungan warga", katanya

baca juga: Presiden Pasang Target 70 Persen Penduduk Sudah Divaksin Pada Akhir 2021

Tahapan tersebut yakni, Informasi dari saksi yang melihat, berapa kali terlihat, sudah mengganggu ternak warga atau tidak.

"Jika harimau tersebut hanya terlihat, biasanya diusir lagi kehutan, tapi jika mengganggu warga kita libatkan BKSDA untuk menangkap dan mengembalikan ke habitatnya", katanya.

baca juga: Penamaan Jalan dengan Nama Tokoh Turki, HWN: Tidak dengan Nama Mustafa Kemal Attatur

Dia melanjutkan dua hari yang lalu saat bertemu wali nagari persiapan Balun informasi harimau yang sebelumnya satu ekor, sudah bertambah menjadi tiga ekor berdasarkan keterangan warga, sehingga disarankan membuat laporan ke BKSDA .

Menurutnya, kemunculan harimau ke perkampungan disebabkan oleh habitatnya telah terganggu atau alamnya dirusak.

baca juga: Sampuran Rajo Panjang, Wisata Alam yang Baru Ditemukan di Situak Pasaman Barat

"Kalau sekarang tentu kita ambil tindakan segera agar tidak ada korban, tapi sebelumnya kami secara berkelanjutan mengedukasi warga yang berbatasan dengan hutan konservasi agar tidak melakukan pengrusakan dalam artian jagalah alam maka alam akan menjaga kita", katanya

Penulis: Kamisrial | Editor: Eko Fajri