Diimingi Gaji 200 Ribu Perhari, Gadis di Bawah Umur Diperkosa dan Ditinggal di Kebun Sawit

Ilustrasi
Ilustrasi (Liputan6)

AGAM , KLIKPOSITIF - Seorang gadis di bawah umur diperkosa di kebun sawit PT Mutiara Agam , Jorong Muaro Putuih, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam -Sumbar.

Kapolsek Tanjung Mutiara Iptu Muswar Hamidi, S.E, M.H, melalui Kasi Humas Polsek Tanjung Mutiara Bripka Riqul Mukhtadi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis 23 September 2021.

baca juga: Agam Tuan Rumah Gebyar Vaksinasi Serentak se-Sumbar

"Korban melaporkan kejadian ke Unit Reskrim Polsek Tanjung Mutiara dengan diantar warga setelah ditemukan tanpa busana," kata Bripka Riqul.

Dijelaskan, sebelum melakukan aksi bejatnya, AS (35) membujuk korban (16) bekerja di rumah makan milik istrinya dengan gaji Rp 200 ribu perhari.

baca juga: Pemkab Agam Buka Seleksi Terbuka Jabatan Sekda, Ini Ketentuan dan Jadwalnya

Namun bukan di bawa ke tempat kerja, korban yang merupakan warga Palembayan malah dibawa ke kebun sawit.

"Korban mengalami luka lebam di kepala dipukul pelaku karena mencoba melawan. Kita sudah bawa korban ke RSUD Lubuk Basung untuk divisum dan repertum," ujarnya.

baca juga: Bisnis Tambak Udang di Lubuk Basung Beralih Jadi Pelanggan Premium PLN

Usai melakukan penyelidikan, Unit Reskrim Polsek Tanjung Mutiara berhasil meringkus pelaku di Jorong Muaro Putuih, Jumat 24 September 2021 sekitar pukul 16.00 WIB.

"Kurang dari 24 jam setelah dilaporkan, kita berhasil menangkap pelaku dan diproses sesuai hukum yang berlaku," terang Riqul.

baca juga: Kasus Aktif COVID-19 di Agam Tersisa 15 Orang

Pelaku yang merupakan warga Air Bangis Pasaman Barat dikenakan pasal 81 Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Editor: Rezka Delpiera